Surabaya, Delikjatim.com – Kasus Ambrolnya Perosotan (Seluncuran) Di Kolam Renang Water Park Kenjeran Baru yang membuat luka mendalam bagi para korban dimana bukan hanya luka fisik namun trauma berat juga dialami oleh para keluarga korban
Meski pihak pengelola sudah berjanji akan menanggung biaya berobat hingga sembuh, namun sikap tersebut tidak menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang terjadi.
Pihak pengelola akan di panggil oleh DPRD Kota Surabaya komisi C sesuai pemberitaan yang beredar. Dalam hal ini masyarakat berharap ada sanksi tegas dan diusut tuntas insiden yang sudah memakan belasan korban luka-luka tersebut.
Menurut Warga bahwa insiden ini bukanlah murni kecelakaan, namun diduga kuat adanya keteledoran pengelola yang hanya ingin meraup keuntungan apalagi di musim libur panjang lebaran idul Fitri.
“Seharusnya pihak pengelola lebih mementingkan keselamatan para pengunjung dan tidak mengindahkan proses perawatan berkala. Beruntung hanya luka-luka jika ada yang meninggal dunia apakah nyawa manusia tidaklah berharga hingga tidak memperhatikan keselamatan dan kelayakan wahana yang dikelolanya”. Tandas Azhar salah satu warga.
Saat hendak mengkonfirmasi pihak pengelola sayangnya GM Kenpark Paul Steven seakan alergi saat hendak ditanyai tentang peristiwa tersebut.
Minggu, 8 Mei 2022 saat awak media menghubungi Paul, beliau meminta awak media untuk telpon sore karna pada siang tersebut ia sedang ada kunjungan dari Polda.
“Masih ada kunjungan dari Polda mas, nanti saya telpon balik atau pean telpon sore”. Kata Paul saat dihubungi awak media.
Sayangnya sore harinya Paul saat dihubungi tidak menjawab panggilan seluler dari awak media bahkan hingga malam juga tidak ada respon dari GM Kenpark Tersebut.
Hingga berita ini ditayangkan awak media masih mencoba mengkonfirmasi beberapa pihak, baik Owner PT Granting Jaya selaku pengelola dan Paul GM Kenpark Tersebut.
















