banner 728x90

Ikhtiar dan Jaga Kesehatan di Saat Haji

banner 468x60

Surabaya, Delikjatim.com – Para tamu Allah untuk menunaikan ibadah haji terus berdatangan dari penjuru dunia, baik ke Madinah maupun ke Makkah, walaupun sedang berlangsung cuaca panas ekstrim yang suhunya melebihi 40 derajat celcius.

banner 336x280

“Keadaan tersebut bisa mempengaruhi kesehatan tubuh, jika tidak dijaga kesehatannya bisa berakibat fatal sehingga tubuh rentan sakit. Sebagai ikhtiar menjaga kesehatan bagi para tamu Allah SWT”, demikian disampaikan ustadz H. Husni selalu Amirul Hajj KBIHU Muhammadiyah Surabaya serta ketua rombongan 9.

Saat memberikan pengantar pada kegiatan penyuluhan kesehatan menghadirkan Tim Kesehatan Haji Indonesia kloter 5 SUB, pada hari Selasa 21 Juni 2022.

Lanjut beliau, agar para jamaah senantiasa menjaga kesehatan dan bagaimana keadaan serta kemampuan tubuh yang tahu diri sendiri, maka jangan dipaksakan untuk beraktifitas sehingga kelelahan dan mudah sakit, karena sejak di Madinah hingga di Makkah sudah ada yang sakit, dan terus kita bantu untuk memberika bantuan medis serta doa sebagai ikhtiar bersama.

Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) kloter 5 SUB diundang KBIHU Muhammadiyah Surabaya untuk memberikan penyuluhan kesehatan seputar haji, dimana kegiatan penyuluhan tersebut juga dihadiri dr. Woro dari TKHI Pusat serta dr. Sulis dari KKHI”, jelasnya.

Mei Isnaeni S.Kep. NS selaku perawat begitu semangat memberikan motivasi begitu pentingnya menjaga kesehatan, jangan memisahkan dari kelompok supaya jika terjadi permasalahan kesehatan bisa diketahui secara cepat, jangan sampai perut kosong makanlah apa yang sudah disediakan termasuk buah dan sayuran, gunakan masker saat dikerumunan, sering minum dan jangan minum saat haus, kebutuhan minum ini sangat membantu, lebih-lebih ketika kondisi panas sekarang ini dan usahakan setiap jam minum agar tidak terjadi dehidrasi, ibadah bisa maksimal jika terus ikhtiar jaga kesehatan.

Selanjut dr. Woro dari TKHI Pusat yang turut serta dalam memberikan penyuluhan kesehatan pada jamaah KBIHU Muhammadiyah Surabaya, menjelaskan tanda dehidrasi diantaranya : lemas, haus, demam, air kencing keruh, maka kita bisa minum oralit yang sudah disediakan.

Selanjutnya, beliau mengajak bersama sama untuk praktek minum air putih dalam kemasan yang dicampur oralit. Para peserta yang hadir begitu antusias dan penuh semangat mempraktekkannya termasuk jamaah resiko tinggi yang hadir mengikuti penyuluhan kesehatan.

Beliau pun menyampaikan tentang gerakan Peduli Hipertensi, agar ibadah haji tetap sehat, dengan aktif kontrol kesehatan dan minum obat, makan teratur, cukup minum, cukup istirahat. Acara penyuluhan kesehatan semakin interaktif ketika banyak peserta yang bertanya dan dijawab secara jelas oleh TKHI.

Kegiatan penyuluhan kesehatan bertambah semangat ketika dr. Sulis memberi yel-yel tentang pentingnya menjaga kesehatan saat berhaji, sehingga ibadah khusuk dan lancar serta badan sehat.

Pesan beliau, mempertahankan kondisi kesehatan ini sangat penting, dan bila ada yang sakit perlu ada pendamping untuk mengingatkan makannya, obatnya dan ibadahnya, semoga menjadi haji mabrur.

Sementara itu, ustadz Andi Hariyadi, selaku ketua rombongan 10 menyampaikan terima kasih kepada para narasumber baik dari TKHI Pusat, KKHI dan TKHI kloter 5 SUB yang telah memberikan banyak hal tentang kesehatan haji, semoga hal ini bernilai ibadah, dan semoga kita tetap sehat saat sebelum ibadah haji, saat ibadah haji hingga pulang ke tanah air, dan menjadi haji Mabrur. Aamiin. (Yuda).

Editor : Redaksi

banner 336x280
banner 728x90
error: Artikel terproteksi !!
Exit mobile version