Kabupaten Probolinggo, Delikjatim.com – Jembatan penghubung antara dua Desa di Kabupaten Probolinggo, yakni Desa Pajarakan dan Kregenan, Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo, tiba-tiba ambruk, guru dan Siswa yang melintas jadi korban. Jum’at, 09 September 2022, Pukul 08.20 WIB.
Mengetahui kejadian tersebut, Tagana Dinsos Kabupaten Probolinggo bergegas menuju Lokasi dan melakukan aksi searah dengan tugas dan fungsinya.
T. Buntoro, petugas Posko Tagana setempat menjelaskan, dari hasil assesmen sementara didapati kronologi peristiwa jatuhnya para pelintas jembatan tersebut bahwa, sekitar pukul 08.00 WIB, Siswa-siswi SMPN 1 Pajarakan beserta Dewan Guru dan staff, melakukan start Jalan Sehat yang digelar dalam rangka memperingati HARONAS (Hari Olah raga Nasional).
“Sesampainya dijembatan tiba-tiba jembatan ambruk, diperkirakan karena kondisi jembatan sudah tua” jelasnya.
Kabar baiknya, tidak ada korban jiwa meninggal atas kejadian itu, namun seorang Guru dan 42 Siswa dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Waluyo Jati (15 Orang), dan Puskesmas Pajarakan (28 Orang) karena mengalami luka ringan dan berat, total jumlah korban yang mendapat perawatan sebanyak 43 Orang.
Berikut 28 nama-nama korban yang di rawat di puskesmas Padjarakan ;
Aisyah (asal karanggeger), Inka (asal penambangan), Aski (selog wetan) Windi (patemon), Venesa (kapasan), Arif (Ketompen), Ifa (pajarakan kulon), Nova (Karanggeger), Fia (Temenggungan), Amel (Pajarakan kulon), Naura (Sukokerto), Beto (Sukomulyo), Raudatul Horifah (Pajarakan kulon), Nasela (Sukokerto), Sigit (Selog kulon), Sabrina (Selog Wetan), Andika (karangbong), Rizal (Pajarakan kulon), Mamad/ (Ketompen), Ratna (Sukokerto), Gugun (Kregenana), Irda (Sukomuyo), Ikhsan (Sukokerto), Yoga (Penambangan), Ahmad fadil (Penambangan), Farel (Penambangan), Moh. Irfansyah (Penambangan), Deni (Kregenan).
Kemudian 15 Orang yang dirawat di RSUD Waluyo Jati ; Eka Candra P (Sukomulyo), Hisbullah R (Krejengan), Dyah Irma (Sukomulyo), M. Ramadani (Sukomulyo), Rossa Puspita D (Sukomulyo), Alfin Leo M (Ketompen), Muis lutfi (Kregenan), M. Ibnu R (Sukomulyo), M. Ikbal (Sukomulyo), Ria Citrawati (Krejengan), Shintya (Sukomulyo), Bagus Mulya C (Sukokerto), Ardyansah Rian F (Sukomulyo), Hasan Firmansyah (Sukomulyo), M. Irfansyah (Penambangan).
Buntoro menambahkan, kebutuhan mendesak yang dibutuhkan saat ini adalah sembako dan selimut.
“Hasil assesmen lapangan kami laporkan dan di koordinasikan dengan Dinas terkait. Dan saat ini kami Tagana Dinas Sosial Kab. Probolinggo mempersiapkan bantuan logistik Tanggap Darurat” imbuhnya (9/9/2022).
















