KABUPATEN NGANJUK, Delikjatim.com – Tingginya curah hujan sejak dini hari, pukul 01.35 Wib (3/2) hingga 06.00 Wib, di Dusun Bruno RT 01 RW 004, Desa Ngliman, Kecamatan Sawahan, telah mengakibatkan terjadinya longsor.
Longsor tebing berukuran panjang 10 meter dan tinggi 17 meter ini terjadi tepat di depan teras rumah warga atas nama Sumiran, warga Dusun Bruno RT/RW : 001/ 004,, Desa Ngliman, Kecamatan Sawahan, Kabupaten Nganjuk.
Data tersebut diatas diketahui berdasarkan assesmen melalui kaji cepat yang dilakukan oleh relawan tanggap bencana Tagana Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kabupaten Nganjuk, lewat Pendalaman informasi tim mediaTagana Provinsi Jatim melalui petugs posko Tagana Nganjuk, Imam Safi’i.
“Tagana segera melakukan Koordinasi dengan perangkat terkait di lokasi, kemudian hasil assesmen kami laporkan kepada pimpinan” terang Safi’i dalam konfirmasinya.
Pasca kejadian longsor tersebut Tagana bersama BABINSA. PEMDES Desa Ngliman, DESTANA dan Masyarakat sekitar melakukan kerja bakti secara gotong royong. Jumat, (03/2/2023), pukul 06.00 Wib
“Baksos pasca longsor tesebut butuh dukungan sembako dan Terpal untuk menutupi material Longsor” kata Safi’i.
Sebelumnya, pada Kamis (2/2/2023) juga terjadi Tanah amblas, lanjut Safi’i, tepatnya di Dusun Tengger RT 01 RW 05, Desa Blongko, Kecamatan Ngetos, yang mengakibatkan kerusakan pada Kamar mandi rumah warga atas nama Moch Mabruri.
“Kemudian hari ini kami mendistribusikan bantuan sembako Dinas Sosial PPPA Kabupaten Nganjuk, terhadap warga yang atap dan tembok rumahnya roboh akibat hujan deras, atas nama Sarmuji, Jl. Mayjen Panjaitan, RT/ RW : 001/ 006, Kelurahan Payaman, Kecamatan Nganjuk” ujarnya di akhir konfirmasinya.
















