banner 728x90
Berita  

Pesan Ketua PDM Kota Surabaya HM Ridlwan kepada Wisudawan Sekolah Karakter SDM 24 Surabaya

banner 468x60

Surabaya, Delikjatim.com – Sekolah Karakter SD Muhammadiyah 24 Ketintang Surabaya melaksanakan Wisuda Purnasiswa ke-VIII dan Wisuda Al-Qur’an di Hotel Artotel TS Suites Surabaya jalan Hayam Wuruk nomor 6 Sawunggaling Wonokromo Surabaya, Sabtu (18/6/2023).

banner 336x280

Bertajuk “The Dream Catcher; Para Pejuang Mimpi“, sebanyak 46 siswa kelas mengikuti Wisuda Purnasiswa dan 70 siswa mengikuti Wisuda Al-Qur’an (41 Wisuda Bil Hifdzi, 29 Wisuda Bil Nadhor).

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Surabaya Dr H M Ridlwan MPd menyampaikan ucapkan terima kasih atas kehadiran para undangan, Ketua PCM dan Majelis Dikdasmen Wonokromo, Kepala Sekolah dan Ustadz/Ustadzah Sekolah Karakter SDM 24 Surabaya, Ketua Komite dan wali murid Kelas 6 yang luar biasa.

“Perlu diketahui Sekolah Karakter SDM 24 Surabaya berdiri pada tanggal 9 Maret 1978 mempunyai visi yang merupakan mimpi Menjadi Sekolah Unggul, Berkarakter dan Berprestasi dengan Tagline Berkarakter, Berprestasi, Mendunia. Mimpi yang luar biasa ini harus diwujudkan dengan menggunakan cara-cara yang luar biasa dalam menggapainya, tidak akan tercapai kalau usaha kita biasa saja”, terangnya.

Lanjut Ridlwan, hal tersebut sesuai dengan firman Allah SWT dalam Al-Qur’an Surat Ar-Ra’d ayat 11 yang artinya “Sesungguhnya Allah tidak merubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri”.

“Selanjutnya tak kalah pentingnya adalah do’a kedua orang tua menjadi penting dalam mewujudkan cita-cita besar, baik cita-cita sekolah maupun cita-cita anak-anak Sekolah Karakter SD Muhammadiyah 24 Surabaya”, tuturnya.

Masih Bapak Ridlwan, kisah keteladanan Luqman Al Hakim terkenal sebagai orang yang sangat bijaksana, hingga kisah keteladanannya tertuang dalam surat Luqman ayat 12-19.

Sosok Luqman dalam Al Quran digambarkan sebagai ahli hikmah, yang nasihatnya menjadi acuan umat dalam mendidik keluarga. Diantaranya adalah,
Pertama, aqidah yang kuat. Aqidah yang kuat berarti tidak menyekutukan Allah SWT dengan suatu apapun. Kebahagian dunia dan akhirat, keduanya harus kita raih, kita kejar dengan cara yang luar biasa, dengan tetap menjaga aqidah jauh dari perbuatan syirik. Selanjutnya mari menghindari hal yang tidak bermanfaat, hal ini sesuai dengan hadist nabi menjadi manusia terbaik, yaitu manusia yang bermanfaat lebih kepada bagi orang lain.

Kedua, Birrul Walidain, berbakti kepada kedua orang tua. Berbakti kepada kedua orang tua menjadi penting, karena ridha Allah Swt karena ridha kedua orang tua dan murka Allah Swt karena murka kedua orang tua. Kisah Sahabat Uwais al-Qarani yang lahir 594 M dan M/ 37 H adalah seorang tabi’in yang hidup pada zaman Nabi Muhammad Saw tapi tidak sempat bertemu Nabi. Berasal dari penduduk Qarn, Bareq, Asir, wilayah Arab Saudi dekat perbatasan di Yaman. Ia sangat rindu kepada Rasulullah Saw, tetapi lebih memilih untuk berbakti kepada ibunya yang lumpuh. Uwais Al-Qorni, sangat terkenal kepatuhannya kepada orang tua, yang patut kita teladani. Tidak penting kalau kita pintar tetapi tidak berlakhlak mulia, tidak berbakti kepada kedua orang tua, lebih utama pinter dan berbakti kepada keduanya.

Ketiga, Ibadah yang kuat terutama sholat. Jadilah anak yang kuat ibadahnya minimal menjaga sholat lima waktu dan jangan lupa berjamaah. Hal ini penting sebagai bagian dari karakter utama lulusan Sekolah Karakter SD Muhammadiyah 24 Surabaya.

Keempat, jangan berlaku sombong. Sifat sombong bisa menghabiskan dan menghanguskan amal kebaikan kita. Perbuatan ini harus kita hindari, sebagai anak sholeh yang berkarakter Islami, jadilah pintar, sukses, pejabat, pemimpin yang amanah dan jangan mempunyai sikap sombong.

“Jadilah bagian dari generasi emas yang bisa membawa kebaikan untuk diri, keluarga, bangsa dan negara”, pungkasnya.

banner 336x280
Penulis: Salman/YudaEditor: Redaksi
banner 728x90
error: Artikel terproteksi !!
Exit mobile version