Surabaya, delikjatim.com – Kegiatan rutin tilawati santri dan santriwati LKSA Rumah Pintar Matahari PCM Krembangan kali ini diikuti oleh 15 di Masjid Al-Mukhlis Kemayoran Surabaya, Sabtu (6/7/24).
Seperti biasa kegiatan dibuka oleh salah pengurus Rumah Pintar Matahari PCM Krembangan, kali ini salah satu pengurus Wilujeng.
“Anak yang masih susah membaca Al Quran bisa mencoba memakai metode tilawati. Metode baca Al Qur’an yang akhir-akhir ini sedang digandrungi memberikan bukti nyata,” ujar Wilujeng.
Metode tilawati ini menggunakan nada lagu ross, salah satu jenis lagu yang digunakan dalam membaca Al Qur’an.
“Musik atau lagu yang dinyanyikan sambil memperkenalkan huruf hijaiyah akan sangat membantu daya ingat anak tanpa harus memaksakannya untuk menghafalkan saat itu juga,” ujar Wilujeng yang juga guru TK Aisyiah 11 Surabaya.
Saat ini memang sudah marak pembelajaran Al Qur’an dengan metode tilawati. Ada beberapa tahap yang harus diterapkan saat metode pembelajaran dimulai.
“Mengenalkan satu per satu huruf hijaiyah tersebut. Bisa dengan alat peraga, masing-masing dari alat peraga tertulis satu huruf. Setelah itu baru memberitahu huruf hijaiyah pada anak, tanyalah kembali apa nama dari huruf hijaiyah yang telah diajarkan tadi dengan alat peraga yang berbeda, yaitu alat peraga yang tertulis dengan macam-macam huruf hijaiyah,” tutup Wilujeng.
Desta, salah satu santri binaan Rumah Pintar Matahari PCM Krembangan mengatakan, “saya terbantu sekali di ajarkan Tilawati di RPM, jadi lebih mudah bagi saya untuk memahaminya.” (Tama/Aris)
















