banner 728x90

Unit Reskrim Polsek Wiyung Gagalkan Aksi Curi Kabel Telkom Saat Patroli Dini Hari, Dua Pelaku Diamankan

banner 468x60

SURABAYA, Delikjatim.com – Kepolisian Sektor Wiyung menunjukkan respons cepat atas keresahan masyarakat terkait maraknya pencurian kabel utilitas. Dalam patroli rutin dini hari, Unit Reskrim Polsek Wiyung berhasil menggagalkan dugaan percobaan pencurian kabel milik PT Telkom Indonesia di kawasan Jalan Raya Menganti Gogor, Surabaya.

Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (27/4/2026) sekitar pukul 01.30 WIB. Saat berpatroli di wilayah hukum Wiyung, petugas mendapati aktivitas mencurigakan berupa penggalian tanah di tengah jalan, tepatnya di depan showroom Indomobil, Jalan Raya Menganti Gogor No. 6.

banner 336x280

Kapolsek Wiyung Kompol Lya Ambarwati menjelaskan, petugas langsung melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah orang yang berada di lokasi. Dari hasil pengecekan awal, para pekerja diduga hendak mengambil kabel bawah tanah, namun tidak mampu menunjukkan dokumen izin resmi.

“Karena aktivitas dilakukan pada jam rawan dan menimbulkan kecurigaan, anggota langsung melakukan pemeriksaan. Diduga mereka hendak mengambil kabel tanpa izin,” terang pihak kepolisian.

Dalam penindakan tersebut, dua orang diamankan masing-masing berinisial SR (22), warga Surabaya, dan TH (35), warga asal Brebes yang kini tinggal di Gresik.

Selain mengamankan terduga pelaku, polisi turut menyita berbagai peralatan yang diduga digunakan untuk melancarkan aksi, antara lain satu unit dump truck Mitsubishi, mesin genset, alat bor beton, gerinda, linggis, cangkul, helm proyek, serta handy talky.

Kasus ini diproses dengan dugaan tindak pidana percobaan pencurian dengan pemberatan. Penyidik kini masih melengkapi berkas perkara, berkoordinasi dengan jaksa penuntut umum, serta mendalami kemungkinan adanya pelaku lain.

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Dr. Luthfie Sulistiawan memberikan perhatian khusus terhadap kasus tersebut, mengingat beberapa kejadian serupa sempat terjadi dalam beberapa pekan terakhir.

Polisi juga mengajak masyarakat untuk aktif melapor apabila menemukan kegiatan mencurigakan, khususnya penggalian fasilitas umum atau infrastruktur penting pada jam-jam rawan. Patroli akan terus ditingkatkan guna menjaga keamanan dan mencegah aksi serupa kembali terjadi di Kota Surabaya.

banner 336x280
Penulis: IbadEditor: Redaksi
banner 728x90
error: Artikel terproteksi !!
Exit mobile version