banner 728x90

Berkali-kali Ceceran Solar di Jalan Bikin Tergelincir Dan Menimbulkan Lakalantas, Polres Probolinggo Diminta Telusuri Sumbernya

banner 468x60

Probolinggo, Delikjatim.com — Ceceran solar kembali menjadi ancaman bagi pengguna jalan di wilayah Probolinggo. Dalam rentang waktu kurang dari dua pekan, sejumlah pengendara dilaporkan tergelincir akibat permukaan jalan yang licin setelah terkena tumpahan solar.

Di Kota Probolinggo, ceceran solar terjadi di tikungan dekat SMAN 2 Probolinggo, Jalan Slamet Riyadi, Kelurahan/Kecamatan Kanigaran. Pada Rabu (5/8), dua pengendara motor dilaporkan tergelincir. Dua hari kemudian, Jumat (7/8), kejadian serupa kembali terjadi dan seorang pemotor kembali menjadi korban.

banner 336x280

Terbaru, Senin (17/8) sore, kecelakaan akibat ceceran solar juga terjadi di Jalan Panglima Sudirman, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo. Sejumlah pengendara dilaporkan tergelincir setelah melintasi ceceran solar yang diduga berasal dari satu unit truk.

Rentetan kejadian tersebut patut menjadi perhatian serius aparat. Ini bukan lagi persoalan jalan kotor atau sekadar tugas Damkar membersihkan tumpahan. Ketika sudah berulang dan menimbulkan korban, sumber masalahnya harus dicari.

Petugas Damkar selama ini bergerak cepat membersihkan jalan agar tidak semakin banyak pengendara yang menjadi korban. Namun, penanganan tersebut bersifat sementara apabila kendaraan atau aktivitas yang menjadi sumber ceceran tidak pernah diketahui.

Karena itu, Polres Probolinggo dan Polres Probolinggo Kota perlu melakukan penelusuran terhadap sumber tumpahan solar yang terjadi berulang tersebut. Jika dugaan mengarah pada kendaraan truk, aparat dapat melakukan identifikasi dan pemeriksaan terhadap kendaraan maupun pemiliknya.

Pemeriksaan juga penting untuk memastikan penyebab tumpahan solar, apakah akibat kebocoran, kondisi tangki yang tidak layak, tutup tangki bermasalah, atau ada kaitannya dengan dugaan praktik pengangkutan maupun penyalahgunaan solar di wilayah hukum Probolinggo yang perlu ditelusuri lebih lanjut.

Apalagi, tumpahan solar di badan jalan bukan perkara sepele. Bagi pengendara sepeda motor, lapisan solar dapat membuat ban kehilangan daya cengkeram dan menyebabkan kendaraan sulit dikendalikan.

Masyarakat tentu tidak ingin setiap kejadian berakhir dengan pola yang sama: solar tumpah, pengendara jatuh, Damkar membersihkan, lalu persoalan kembali terulang.

Sudah waktunya aparat tidak hanya membersihkan akibat, tetapi juga mencari penyebab.

Jangan tunggu ada korban luka berat atau korban jiwa baru dilakukan penelusuran. Ceceran solar yang berulang adalah alarm keselamatan yang harus segera dijawab.

banner 336x280
banner 728x90
error: Artikel terproteksi !!
Exit mobile version