Lumajang, Delikjatim.com – Satuan Tugas Taruna Siaga Bencana (Tagana) Provinsi Jawa Timur menggelar Apel Siaga Tagana dan Bhakti Sosial di SDN 02 Sumber Urip, Kecamatan Pronojiwo Kabupaten Lumajang Jawa Timur.
Kegiatan yang digelar sejak Sabtu (11/12/’21) hingga hari ini Minggu (12/12/’21) ini, diikuti oleh koordinator dan petugas posko Tagana dari 38 kabupaten dan Kota se Jawa Timur.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Bidang Linjamsos Dinsos Provinsi Jatim, sekaligus Plt. Sekretaris Dinsos Provinsi Jatim Ir. Moehammad Anas.
Dalam arahannya pada apel pelepasan peserta kegiatan, Moehammad Anas menghimbau untuk tidak mengabaikan kearifan lokal. Ia mengatakan, ketika sudah dilokasi kegiatan hendaknya berkoordinasi dengan pihak Desa, RT/RW dan masyarakat lokal.
Mengingat kegiatan ini akan berlanjut dalam waktu yang belum bisa ditentukan, Kabid Linjamsos yang merangkap Plt Sekdinsos Provinsi Jatim tersebut menghimbau agar kegiatan ini kedepan ditata sedemikian rupa segala sesuatunya, sehingga dapat termonitor siapa melakukan apa, dimana dan siapa bertanggungjawab terhadap apa.
Apel Siaga Tagana dan Bhaksos kali ini tidak hanya fokus pada satu kegiatan saja, selain menggelar apel siaga tagana dan bhakti sosial dengan bersih-bersih rumah warga terdampak guguran debu erupsi Gunung Semeru (APG), fasilitas umum seperti gedung sekolah dan tempat ibadah, diisi pula dengan kegiatan lain yakni memberikan Layanan Dukungan Psikososial (LDP).
Disampaikan Mokh Zaenuri FK Tagana Provinsi Jatim ketika berhasil dihubungi media pada Minggu siang (12/12), kegiatan bhaksos dan LDP tersebut dilakukan melalui mekanisme musyawarah dan koordinasi. Diharapkan, kegiatan tersebut selanjutnya berjalan dengan tetap menjaga komunikasi koordinasi dan satu komando.
“Kegiatan bhaksos dan LDP ini kami lakukan lewat jalur musyawarah dan koordinasi inten terkait teknis pelaksanaan dan lokasi kegiatannya” terangnya.
Dengan tegas Zaenuri (sapaannya) melanjutkan, masing-masing pos LDP sudah dibentuk penanggungjawab, yang bertugas memanage segala aktifitas di wilayah kerjanya.
“Jadi untuk 10 pos LDP sudah dibentuk penanggungjawabnya, sehingga nantinya dapat terdeteksi siapa berbuat apa dan siap bertanggungjawab terhadap apa” tegasnya.
Dilanjutkan Zaenuri, Hal itu dilakukan guna menata kegiatan agar terstuktur secara massif, profesional dan bermartabat.
Titik giat layanan LDP itu sendiri dijelaskan Zaenuri, mayoritas berlokasi di gedung sekolah, diantaranya SDN 1 – 5 Oro-oro Ombo serta SDN 1,2 dan 4 di Supit Urang.
Pada ending wawancaranya Zaenuri orasikan himbauan kepada Tagana Jatim agar tetap semangat dan one command.
“Terakhir yang perlu saya sampaikan hanya satu, tetap jaga komunikasi dan satu komando” endingnya. (Syaiful).
Editor : Redaksi
















