banner 728x90

Layani Kebutuhan Dasar Korban Terdampak Erupsi, Dinsos Provinsi Dirikan DUMLAP

banner 468x60

Surabaya, Delikjatim.com – Semburan awan panas akibat Erupsi hebat Gunung Semeru di Lumajang Jawa Timur pada Sabtu sore, (4/12/2021) meluluh lantahkan kawasan yang berada dalam radius jangkauannya. Tidak hanya kerusakan material, peristiwa ini pun menelan korban jiwa dan korban luka.

Menanggapi kejadian tersebut, Pemprov Jatim memerintahkan OPD terkait melakukan koordinasi sesegera mungkin dengan Pemkab setempat guna melakukan penanganan tanggap darurat di lokasi kejadian, diantaranya posko terpadu, menentukan titik aman evakuasi warga (shelter pengungsian), pelayanan medis serta pelayanan dapur umum.

banner 336x280

Dalam hal ini, guna memenuhi kebutuhan dasar korban, Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Jatim melalui Tagana bergerak cepat membuka layanan dapur umum lapangan (DUMLAP).

Kepala Dinas Sosial Provinsi Jatim, Dr Alwi MHum mengatakan, menindak lanjuti arahan Pemprov Jatim, kami perintahkan Tagana Dinsos Jatim untuk segera mendirikan DU lapangan di beberapa titik pengungsian warga terdampak.

“Gerak cepat ini dilakukan untuk pemenuhan kebutuhan logistik dan kebutuhan dasar warga terdampak di Kecamatan Pronojiwo dan Kecamatan Candipuro” tuturnya

Selain menyediakan permakanan untuk para pengungsi, lanjut Alwi, DU Tagana Dinsos Jatim juga membagikan masker untuk para relawan dan pengungsi.

Dalam wawancaranya, pemangku kebijakan tertinggi di lingkungan Dinsos Provinsi Jatim tersebut menyatakan, bahwa pada kontek penanganan korban terdampak erupsi kali ini, pihaknya melalui Tagana fokus pada pelayanan Dapur Umum dan layanan trauma healing, Senin (6/12/2021).

“Tagana bertugas dengan penuh dedikasi, utusan dari beberapa daerah ikut mendukung, mereka secara bergantian bertugas membantu meringankan beban para korban” tegasnya.

Disinggung soal jumlah titik DU, Kadinsos Provjatim Alwi menerangkan, “Kalau dari Dinsos ada tiga DU di tiga lokasi, namun diluar itu juga ada dari NGO yang membuka DU” terangnya.

Alwi menambahkan, sejak saat itu tim DU sudah membawa persediaan bahan makanan yang cukup untuk memenuhi kebutuhan selama beberapa hari ke depan, pungkasnya.

Selain itu, DU Tagana Jatim juga mendapat support SDM dari beberapa Tagana kabupaten dan kota, diantaranya Tagana Lumajang, Malang, Kota Batu, Jember, Probolinggo, Pasuruan, dan Kota Batu.

Terkait hal itu Mokh. Zaenuri FK. Tagana Jatim menjelaskan, perhari kemaren (5/12) jumlah personil satuan tugas Tagana yang terlibat di aksi pelayanan dapuru umum sekitar 160 orang.

“Selain dukungan SDM, kawan-kawan tagana kabupaten kota juga ada yang mensupport TTM” tegasnya.

“Kawan-kawan dari KSB juga ada yang turut terlibat di lokasi” imbuhnya.

Turut disampaikan dalam laporan tertulisnya, total layanan dapur Umum di beberapa titik, diantaranya DU Candi Puro sebanyak 2.721 bungkus dengan meliputi beberapa lokasi distribusi seperti, sumber renteng 250 bungkus, pos penanggal 250 bungkus, kecamatan Candipuro 150 bungmus dan titik distribusi lainnya.

Di lokasi DU berbeda yakni DU Pronojiwo dengan total produksi makan sejumlah 2000 bungkus, yang membackup permakanan sekira setidaknya sembilan titik lokasi distribusi. (Syaiful).

Editor : Redaksi

banner 336x280
banner 728x90
error: Artikel terproteksi !!
Exit mobile version