banner 728x90
Berita  

Jelang Akhir Ramadhan, SMA Muhammadiyah 10 Surabaya Gelar Baitul Arqom Gukar

banner 468x60

Surabaya, Delikjatim.com – Guna meningkatkan ke-Islaman dan Kemuhammadiyahan, Sekolah Keberbakatan Muhammadiyah Boarding Area Sport Art and Sains SMA Muhammadiyah 10 Surabaya lebih dikenal SMAMX mengadakan Kegiatan Baitul Arqom kepada 75 guru dan karyawan (gukar).

banner 336x280

Mengambil tema “Menumbuhkan Ideologi Spirit Bermuhammadiyah” kegiatan Baitul Arqom gukar SMAMX tersebut dilaksanakan selama dua hari, Senin-Selasa tanggal 17-18 April 2023 di gedung X-Tri SMA Muhammadiyah 10 Surabaya.

Kegiatan tersebut diisi oleh pemateri dari Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur Ir. Tamhid Masyhudi, Majelis Tarjih-Tajdid PWM Jatim Agus S. S.Pd. M.Si., Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Surabaya M. Jemadi, MA., serta Ketua Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Jatim H. Dikky Syadqomullah, M.HES.

Menurut pemateri keempat dihari terakhir Baitul Arqom Gukar, Selasa (18/4/2023), Dikky Syadqomullah menjelaskan tentang Definisi Muhammadiyah, dimana Muhammadiyah berasal dari kata Muhammad yang disertai ya’ nisbah yaitu pengikut Nabi Muhammad.

“Maknanya adalah Muhammadiyah yaitu organisasi yang berazaskan Islam yang mengikuti kepada Allah dan Rasulnya”, terangnya.

Lanjut Dikky Syadqomullah, Menurut Prof. Yunahar Ilyas; melihat beraneka ragam gerakan Islam yang ada di Indonesia, Muhammadiyah mengambil sikap dalam berdakwah.

Ada lima ringkasan paham Islam dalam Muhammadiyah :
Pertama, Muhammadiyah dalam memahami Islam berdasarkan Al-Qur’an dan As-sunah.
Muhammadiyah tidak terikat dengan madzhab-madzhab, akan tetapi menggunakan fiqih manhaji (menggunakan dalil) sehingga bersifat independen, komprehensif, dan integratif.

Kedua, Muhammadiyah adalah gerakan Amar Makruf Nahi Munkar dan Tajdid.
Tajdid dibagi dua;

  1. Purifikasi : Aqiqah (tidak syirik), ibadah (tidak bid’ah), akhlaq (tidak menyimpang).
  2. Dinamisasi : masalah muamalah (duniawi), sehingga bisa diaplikasikan secara aktual dan fungsional.

Ketiga, Muhammadiyah sebagai gerakan moderat atau washatiyah.
Muhammadiyah tidak radikal dan tidak liberal, dengan prinsip tawassut (tengah) tawazun (seimbang) dan ta’addul (adil).

Keempat, Muhammadiyah menjaga kedekatan dengan partai politik.
Muhammadiyah tidak berafiliasi pada salah satu partai, namun menganut politik etis atau adi luhur.

Kelima, Muhammadiyah bertujuan untuk mewujudkan masyarakat Islam yang sebenar-benarnya.
Muhammadiyah tidak mendirikan negara Islam, akan tetapi dengan pendekatan kultural.

“Mari kita bisa menyikapi keadaan Islam yang beragam di negara kita. Mari kita berkomitmen untuk mewujudkan masyarakat Islam yang sebenar-benarnya”, imbuhnya.

Sementara itu, Kepala SMA Muhammadiyah 10 Surabaya Ir. Sudarusman menjelaskan, tujuan dilaksanakannya kegiatan Baitul Arqom guru dan karyawan merupakan salah satu bentuk perkaderan yang tidak hanya fokus pada pembinaan Ideologi dan kepemimpinan saja, tapi juga untuk menciptakan kesamaan dan kesatuan sikap, integritas, wawasan, dan cara berpikir di kalangan keluarga besar sekolah keberbakatan SMAMX.

“Kegiatan Baitul Arqom dilaksanakan agar guru dan karyawan SMAMX memahami maksud dan tujuan persayarikatan Muhammadiyah dan juga tujuan pendidikan Muhammadiyah.
Dan yang paling penting guru dan karyawan bangga menjadi bagian dari keluarga besar Muhammadiyah”, pungkasnya.

banner 336x280
Penulis: YudaEditor: Redaksi
banner 728x90
error: Artikel terproteksi !!
Exit mobile version