Surabaya, Delikjatim.com – Majelis Pustaka Informatika dan Digitalisasi (MPID) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) kota Surabaya melaksanakan rapat koordinasi (rakor) dengan tema “Dakwah Digital antara Tantangan dan Harapan” di Aula Buya Hamka SMK Muhammadiyah 1 jalan Kapasan nomor 73-75 Surabaya, Ahad (17/9/2023).
Kegiatan tersebut dihadiri ketua MPID PWM Jatim Dr Aribowo MS, bendahara PDM Surabaya Musa Abdullah, wakil PDM Surabaya H. Suhadi MPdI, perwakilan Majelis dan lembaga PDM Surabaya, serta perwakilan MPID PCM se-kota Surabaya.
Dalam sambutannya, ketua MPID PDM kota Surabaya Andi Hariyadi MPdI menyampaikan, bahwasanya Muhamadiyah diharapkan bisa mengisi atau berpartisipasi dalam kegiatan dakwah, khususnya terkait program-program digital.
“Rapat koordinasi kali ini diharapkan bisa saling bersinergi dalam dakwah di bidang media sosial maupun digital, dimana dalam program kedepannya untuk bisa mengisi dan memanfaatkan media sosial”, terangnya.
Lanjut Andi Hariyadi, terkait dengan dakwah digital, pihak MPID PDM Surabaya bagaimana untuk selalu berupaya memanfaatkan media yang ada, belajar mengisi konten-kontennya untuk promosi misalnya di KBIHUMu, Lazismu, dan lain sebagainya.
“Untuk itulah pihak MPID akan berupaya untuk berpartisipasi terhadap dunia digital dengan melibatkan anak-anak muda supaya bisa lebih cepat”, tuturnya.

Sementara itu, wakil PDM Surabaya H. Suhadi MPdI sangat mengapresiasi dan bangga terhadap MPID yang telah melaksanakan rakor bersinergi dengan majelis dan lembaga terkait supaya bisa lebih efektif dan berbobot.
“Kami berharap MPID bisa hidup kembali dalam dakwah digitalnya, buletin perlu juga dijalankan kembali setelah lama berhenti karena pandemi disebarkan ke amal usaha-amal usaha Muhammadiyah dengan materi yang berbobot dan diminati oleh para pembaca sesuai dengan perkembangan jaman”, tuturnya.
Lanjut Suhadi, disetiap kegiatan harus mempunyai dua nilai yakni nilai dakwah Islam berkemajuan dan nilai publikasi.
“Supaya dakwah kita bisa dijangkau dan dibaca oleh seluruh lapisan masyarakat perlu dengan memviralkan lewat digital, kedepannya harus ada tim untuk memviralkan”, ujarnya.
“Terakhir, hendaknya kita menjadi kader terdepan, harus berada paling depan untuk menggerakkan kebaikan, atau setidaknya menjadi yang tengah-tengah yakni aktif, bagus, tidak bermasalah, dan jangan menjadi yang terjelek untuk mendzolimi dirinya sendiri”, imbuhnya.
Dalam materinya, ketua MPID PWM Jatim Dr Aribowo MS mengulas pola kehidupan manusia yang semakin tergantung dari internet dan digital mulai dari kehidupan sehari-hari, sistem kerja, perkantoran, organisasi, pendidikan, pasar bisnis, politik, dan lain sebagainya.
“Sistem informasi manajemen bisa ringan, sewaktu-waktu digunakan, memudahkan sistem kerja dengan menggunakan hp atau mobil, mudah mengontrol, terukur, dan menjadi basis data yang lengkap, akurat, juga komprehensif”, terangnya.
“Apalagi dengan menggunakan AI atau Articial Intelelligence, diduga AI tersebut bisa mengalahkan dokter spesialis, akuntan, dosen, dan lain sebagainya”, imbuhnya.
Program Prioritas 2023 MPID PWM Jawa Timur, lanjut Aribowo yakni:
Pertama, perbaikan dan pembaruan website Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur.
Kedua, manajemen administrasi yang meliputi pembuatan E-surat dan administrasi, koordinasi PWM dengan majelis, lembaga, ortom, amal usaha, dan semua unsur, serta pembangunan sistem keuangan dan SDM via sistem informasi digital.
Ketiga, pembuatan aplikasi digital dan pembuatan data base warga Muhammadiyah se-Jawa Timur.
Keempat, penguatan media dan jurnalistik digital sebagai sarana dakwah Islam berkemajuan.
Kelima, pelatihan menulis untuk guru Muhammadiyah.
Keenam, pelatihan jurnalistik untuk anggota majelis, lembaga, dan ortom Muhamadiyah Jawa Timur.
Sedangkan untuk tim penunjang yakni:
Pertama, tim medsos untuk memblasting semua media digital maupun online milik PWM Jatim, mengontrol, mengisi, dan mengembangkan web pmwjatim.org.
Kedua, tim sponsor atau pemasaran yang mana untuk mencari dana dari sektor swasta, komersial, tapi halal, kerjasama dengan berbagai pihak untuk memberikan fasilitas, baik dalam bentuk fasilitas maupun dana kepada media online PWM Jatim, serta membantu memasarkan semua amal usaha milik PWM Jatim.
















