Bangkalan, Delikjatim.com – Usia Abdul Gafur memang masih sangat muda, Ia lahir pada 6 juni 2008 di desa Buluh, kecamatan Socah, kabupaten Bangkalan, Madura. Namun di usianya yang masih sangat muda, tidak membatasinya untuk berprestasi di cabor (cabang olahraga) tenis meja.
Ia adalah seorang anak desa yang sebelumnya memang belum pernah tersentuh pelatih sedikitpun. Dengan berbekal hobby dan juga bakat alam yang dia miliki, Abdul gafur yang akrab di kenal Gapong itu telah berhasil membuat pepenonton tercengang dengan aksi dan juga atas kemenangannya di kompetisi “Bangkalan table tenis exhibition U-12” Tadi siang. Minggu 8 November 2020.
Bocah kelahiran 6 juni 2008 tersebut mengaku bahwa dia mulai menggemari cabor tenis meja sejak 2 bulan yang lalu. Namun dengan semangat dan kerja kerasnya, Gapong berhasil meraih posisi runner-up di kompetisi bergengsi cabor tenis meja se-kabupaten Bangkalan.
Gapong juga mengatakan bahwa awal mulanya dia suka tenis meja utama karena merasa jenuh dengan aktifitas hariannya, tidak ada kegiatan lain yang terhibur, karena libur panjang yang ditetapkan pemerintah sebagai cara untuk memutus rantai penyebaran Covid-19.

“Dia berlatih dengan teman sebayanya, kalau bermain biasanya dia nyeker (tanpa alas kaki), alat olahraganya juga sangat sederhana dan tak mahal, lapangannya juga sering roboh jika terkena smash” .Ungkap Abdul Razak ( ayahnya).
” Selama ini saya memang jarang memperhatikannya, namun setelah melihat bakat dan juga prestasi yg ia raih, muncul keinginan saya untuk mendukung penuh hobby anak tersebut, Termasuk akan mendatangkan pelatih untuknya, agar bisa meningkatkan skill juga kualitas permainannya, sehingga anak tersebut bisa meraih prestasi di kemudian hari.” Imbuhnya.
Syaiful martubat (sekdes) desa Buluh juga angkat bicara atas raihan prestasi atlet cilik tersebut, Bahwa “Pihak desa akan membantu untuk memfasilitasi kebutuhannya agar kedepan ia bisa mengharumkan nama desanya di kancah kabupaten bahkan sampai tingkat provinsi”. (Amir)
Editor : Redaktur

















