Gresik, Delikjatim.com – Hari ke dua banjir Gresik masih genangi belasan pemukiman penduduk pada beberapa desa.
Hingga hari ini Senin, 14 Desember 2020, pukul 17.00 WIB, aktifitas para pegiat kemanusiaan masih sibuk berjibaku membantu para warga terdampak, sesuai dengan tupoksinya masing-masing.
Unsur yang aktif bersinergi di lokasi saat ini, Dinas sosial kab gresik, TAGANA kab gresik (16 Personil),BPBD gresik, Pemdes munggu gianti, Pemdes Balong Panggang, Polsek Benjeng, Koramil Benjeng, Pemuda pancasila, Karang Taruna Sawahan .
Irvan Ardillas, tagana kab. Gresik dari lokasi DU menjelaskan terkait bencana banjir ini. Menurutnya, banjir ini diawali dengan hujan deras yang mengguyur wilayah Mojokerto, Gresik dan Lamongan pada hari sabtu 12 Desember 2020 secara merata, Hingga menyebabkan debit air dari kali lamong meluap, jelasnya .
Luapan Kali Lamong ini yang kemudian merendam beberapa desa di wilayah kecamatan Balongpanggang dan kecamatan Benjeng, imbuh Irvan .
Petugas Posko Tagana, Elsha Rizkiyah Kurniasari S.M, dalam wawancaranya menyampaikan bahwa, malam ini DU menyiapkan 1300 bungkus nasi.
Seribu bungkus dari DU Tagana, yang tiga ratus bungkus bantuan warga sekitar yang tidak terdampak, ujar Elsha .
Senada dengan Ksi Perlindungan Sosial Bencana Alam Dinsos Kab. Gresik, Lukman Santoso S.Sos .
kami membuka layanan dapur umum (DU) untuk melayani konsumsi warga terdampak. Kemampuan DU sekali masak 1000 bungkus, ditambah dengan sumbangsih warga 300 bungkus, jadi total konsumsi yang disiapkan DU di Balai Desa Munggugianti kec. Benjeng, sejumlah 1300 bungkus untuk beberapa desa dikecamatan Balong panggang dan Benjeng, jelas Lukman.
Beberapa desa terdampak dari dua kecamatan tersebut diantaranya, kec. Balong Panggang; desa Ngampe, Dapet, Sekarputih, Wotan sari, Tenggor, Jombangdelik, Tanahlandean, Mojogede, Banjaragung, Pucung, Karang Semanding, Balong Panggang. Sedangkan di kec. Benjeng, desa Sedapur, Deliksumber, Kedungrukem, Munggugianti, Kalipadang, Bulurejo, Sirnoboyo, Klampok, dan desa Dermo .
Serda Untung Diono, Babinsa Munggugianti turut menjelaskan bahwa, pihaknya merupakan patner tagana pada tiap penanganan bencana.
Saya tadi piket pagi sampe sore mas, ketika saya di lokasi tadi, volume tinggi air kisaran 40cm di jalan raya sepanjang 600 meter, tutur Untung .
Selanjutnya menurut Untung, banjir ini menelan korban empat orang anak, tiga diantaranya selamat dan satu meninggal, pungkasnya .
Info terkini dari tagana, debit air perhari ini senin (14/12) pukul 19.00 wib, secara umum mengalami penurunan dalam kisaran 10-20 cm. (Syaiful)
Editor : Redaksi

















