20230111_185931
20230111_185931
Shadow

Longsor Lumpuhkan Akses Lalulintas Kediri Malang, Tagana Assessment Lokasi

120x600
banner 468x60

Malang, Delikjatim.com – Jl. Raya Kasembon Malang, tepatnya di Dusun Slatri RT 002 RW 001 Desa Pait, Kec. Kasembon kab. Malang Jawa Timur dihebohkan oleh peristiwa longsor, Minggu, 27/12/2020, Sekira Pukul 04.00 wib.
    
Hujan lebat disertai angin kencang dan petir dari pukul 16.00 wib hingga pukul 21.00 wib yang menerpa kec. Kasembon Malang mengakibatkan Tanah Longsor.

Kejadian ini merusak dapur dan kamar mandi rumah warga, atas nama Bpk Ponidi (43 th) yang alami jebol atau rusak berat.

Berdasarkan data Tagana kabupaten Malang (wilayah barat) di lokasi menyebutkan, panjang longsor 5 meter dengan lebar 4 meter.

Pada kejadian lain, tanah longsor juga terjadi di ruas jalan Provinsi, hal ini berdampak pada terganggunya akses jalan arah Kediri Malang.

Hingga berita ini ditulis, lalulintas jalan tersebut diberlakukan jalur buka tutup (Contra Flow) demi keamanan pengguna jalan, karena longsoran tanah masih menimbun separuh bahu jalan.

Wiwik Indasawati, satgas relawan Tagana kab. Malang menjelaskan bahwa pihaknya masih di lokasi untuk membantu membersihkan reruntuhan dan bantu mengarahkan pengguna jalan, jelasnya ketika di wawancara media.

“Jadi begitu dapat laporan, kami segera ke lokasi melakukan asessment, koordinasi dan lakukan pembersihan material longsor bersama Pemdes dan Masyarakat sekitar” lanjut Wiwik .

“Kami juga menunggu alat berat untuk membersihkan jalan yang tertimbun tanah longsor, menurut info terakhir sudah dalam perjalanan” tegasnya .

Sementara koordinator Tagana Fathurroji membenarkan kejadian tersebut.

“Siap betul mas, dan besok kami bersama Dinsos akan distribusikan bantuan untuk korban longsor tersebut mas” ujarnya

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian materi ditaksir sekira Rp. 3000.000,-

Aries Yuspriadi petugas posko tagana menambahkan, kebutuhan yang sifatnya mendesak berdasarkan info data teman tagana dilokasi saat ini adalah terpal, Foodware dan Peralatan dapur serta alat Berat, ujarnya .

Unsur yang terlibat pada kegiatan tersebut, yakni BPBD Kab. Malang, PMI kab Malang, BABINSA, Muspika Kasembon, perangkat desa Pait, Tagana (Wiwik & Sutaji) dan masyarakat sekitar. (Syaiful)

Editor : Redaksi

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Artikel terproteksi !!