20230111_185931
20230111_185931
Shadow

Pelaku Jambret Guru Besar ITS Ternyata Masih Di Bawah Umur

120x600
banner 468x60

Surabaya, Delikjatim.com Sungguh Miris Dua ABG (Anak Baru Gede) yang masih di bawah umur harus berurusan dengan pihak berwajib usai melakukan aksi penjambretan di seputar jalan Pantai Kenjeran Surabaya, November lalu.

Diketahui korbannya ialah Guru Besar Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Prof Dr Ir Udisubakti Ciptomulyono.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya AKBP Ganis Setyaningrum memaparkan, Kedua pelaku berhasil diamankan bulan Januari 2021, usai polisi melakukan penyelidikan selama 2 bulan.

“Kejadian tersebut November 2020 dan kami baru berhasil mengungkap kasus ini, dimana HP korban saat Kami lakukan penyelidikan ternyata sudah pindah 4 kali tangan, hingga berada di luar kota”. Imbuh Ganis, Selasa (19/01/21) di hadapan awak media saat press release.

Pelaku diketahui berinisial MZ (17) merupakan pelajar Alamat Simokerto Kota Surabaya. Dan SA (17) yang bekerja di perusahaan swasta akibat putus sekolah, Alamat Sidotopo Surabaya.

Lanjut Ganis,” kedua pelaku yang masih di bawah umur tetap dikenakan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara, sesuai pasal 7 ayat 1 Undang-undang no 11 tahun 2012 tentang sistem peradilan anak bahwa terhadap ancaman tersebut wajib hukumnya untuk dilakukan diversi,” Terangnya.

Hal tersebut nanti dalam proses peradilan terhadap anak-anak tersebut, akan dilakukan proses diversi, dimana dari Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak akan bekerjasama dengan Bapas, ujar Ganis.

Di tempat yang sama Prof Dr Ir Udisubakti Ciptomulyono sebagai korban juga Hadir dalam pres Release tersebut, ia mengatakan sangat mengapresiasi kinerja dari jajaran Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

“Alhamdulillah Pelaku kejahatan ini sudah tertangkap sehingga rasa aman Surabaya bener-bener terjaga”. Ucapnya.

Namun guru besar ITS ini juga sangat menyesalkan dimana Pelaku tindak kejahatan ini ternyata masih dibawah umur.

“Saya ikhlas akan Kejadian tersebut anggap saja itu apes saya, namun yang saya sesalkan adalah data yang hilang di hp tersebut serta ternyata pelakunya masih anak-anak yang mana masa depannya masih panjang”. Ujar Guru besar ITS ini.(Hosen)

Editor : Redaksi

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Artikel terproteksi !!