Sumenep, Delikjatim.com – Setelah mendapat informasi adanya mayat terapung dari nelayan lokal di dua lokasi berbeda, yakni perairan Gili Raje dan Gili Genteng kepulauan Sumenep, team gabungan yang berasal dari unsur Tagana kab Sumenep, Basarnas, Polsek Prenduan, Koramil Prenduan, BPBD Kab Sumenep dibantu masyarakat setempat melakukan Penjemputan ke titik lokasi tersebut, Selasa (12/01/2021).
Dari sumber data Tagana Sumenep di lapangan menjelaskan bahwa, Pada hari sabtu (09/01/2021), dua warga Dusun Pesisir Desa Parenduan Kec. Pragaan kab Sumenep ini hendak mencari ikan/melaut ke perairan Giligenteng kec Gili Genteng Sumenep, dengan menggunakan perahu milik Subli warga setempat. Kemudian pada pukul 23.30 wib salah satu korban atas nama Ufais alias Hafik hendak buang air kecil, karena hujan dan kondisi licin korban terpleset dan jatuh ke laut. Melihat temannya jatuh, Halipi langsung lompat untuk menolong, namun keduanya hilang tanpa kabar.
Hal tersebut dibenarkan oleh Abdul Malik koordinator Tagana Sumenep, menurutnya begitu mendapat informasi tersebut dari pihak keluarga, pihaknya segera perintahkan anggota tagana terdekat untuk penanganan tercepat agar segera chek lokasi kebenaran informasi. Diketahui benar adanya maka Malik segera lakukan pendataan dan bekoordinasi dengan semua pihak terkait, termasuk dengan Basarnas untuk tindakan lebih lanjut.
“Pada data kami, dua korban itu adalah Hafik (21th) Nelayan, warga Dusun Pesisir Rt 005 Rw 001 desa Prenduan, mayat korban di temukan di perairan Giligenteng, dan satunya atas nama Halipi (24th) Nelayan, di temukan di sebelah utara pulau giliraja juga warga Dusun Pesisir Rt 005 Rw 001 Desa Prenduan Kec. Pragaan kab Sumenep, besok kami tagana bersama dinsos akan takziah ke rumah duka untuk berbela sungkawa” tegas Malik dalam wawancaranya dengan jurnalis via phone selluler .
Sementara itu dari komfirmasinya, Rusfandi tagana Masalembu Sumenep yang tergabung dalam team pencarian dan penjemputan korban menjelaskan, Sejak senin(11/01) kami dari tagana Sumenep membantu pihak Basarnas dalam proses pencarian korban, dan hari ini (12/01) kami melakukan penjemputan jenazah korban yang ditemukan nelayan lokal di perairan Gili genteng .
“Penjemputan korban tadi kami menggunakan perahu karet dan perahu nelayan, setibanya disana mayat sudah diatas perahu nelayan dan masih utuh pakaiannya, baik baju ataupun sarungnya” kata Rusfandi pada wartawan . (Syaiful)
Editor : Redaksi

















