Mojokerto, Delikjatim.com – Hujan deras di wilayah Desa Jotangan dan sekitar Daerah aliran sungai atau DAS Sadar sedari pukul 18.30 wib hingga pada pukul 20.30 Wib yang hampir merata ke seluruh wilayah Mojokerto merupakan proses awal naiknya debit Air Sungai Sadar, sehingga pada akhirnya air sungai meruah dan memblusuk ke pemukiman warga, rabu (17/02/2021).
Beberapa lokasi yang terimbas luapan tersebut adalah Dusun Gembongan Desa Jotangan Kec. Mojosari tepatnya di RT 13 RW 07 yang dihuni oleh 8 KK. Sedangkan lokasi lainnya yang turut terdampak luberan yakni RT 16 RW 08 dengan jumlah penghuni 11 KK, dan di Desa Gebangmalang yang menggenangi jalan desa.
Tagana kabupaten Mojokerto terus melakukan Pemantauan perkembangan kondisi air di wilayah terdampak Luapan Sungai Sadar serta membantu menenangkan warga sekitarnya untuk tetap tenang dan tidak panik atas kejadian tersebut.
Dikatakan Gimin Saefi koordinator tagana setempat yang sedang melakukan pemantauan dilokasi Dusun Gembongan Desa Jotangan Kecamatan Mojosari Kabupaten Mojokerto bahwa, hasil pantauan hingga saat ini debit air mengalami penurunan
“Siap Mas, jadi kalau hari ini tidak ada penambahan maka bisa dipastikan air akan menyusut, semoga saja tidak hujan mas” ujar Saefi, Rabu(17/02/2021).
Petugas posko Tagana kab Mojokerto Yazid menambahkan bahwa pihaknya aktif melakukan pemantauan dan pendataan serta berkoordinasi dengan pihak terkait.
“Tadi pemompaan air dari dusun gembongan dan
genangan air perlahan – lahan surut” ucap Yazid.
Pihak yang terlibat pada kegiatan dimaksud BPBD Kab Mojokerto, Dinas Sosial Kab. Mojokerto, POLRES Mojokerto, KODIM 0815 Mojokerto, TAGANA Kab Mojokerto, Perangkat Desa Jotangan dan Warga. (Syaiful)
Editor : Redaksi

















