20230111_185931
20230111_185931
Shadow

Longsor Di Pondok Pesantren Pamekasan 5 Santri Meninggal

Tagana Sigap tangani musibah longsor di pondok pesantren Pamekasan
120x600
banner 468x60

Pamekasan, Delikjatim.com – Kabar duka tentang bencana longsor yang menelan korban jiwa kembali berhembus, rabu (24/02/2021).

Pada Rabu dini hari sekira pukul 02.00 Wib (24/02/’21) Pondok Pesantren An-Nidhomiyah yang diasuh oleh KH. Muhedi tepatnya di Dusun Jepun Desa Bindang Kec. Pasean Kab. Pamekasan Madura diterjang Longsor.

Dari kejadian tersebut sebanyak 5 orang meninggal dunia dan 1 orang mengalami patah tulang dan satu selamat.

Berawal dari turunnya hujan yang tergolong ekstrem sejak pukul 00.30 Wib (24/02) dengan intensitas yang sangat tinggi menyebabkan kondisi tanah di sekitar areal kejadian terkikis, hingga pada keadaan terburuknya tanah alami longsor. 

Dua kamar yang ditempati 7 orang santriwati menjadi sasaran timbunan material longsor, hal inilah yang kemudian menyebabkan 5 santri dari 7 santri yang naas tersebut tidak dapat diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia, sedangkan dua orang temannya satu orang mengalami patah tulang  dan satu santri selamat.

Saat dihubungi awak media Delikjatim, koordinator Tagana Pamekasan M. Gufron mengatakan bahwa posisi kamar korban memang yang terdekat dengan tebing.

“Tiga korban asal jember sudah diantarkan ke keluarga mas, mungkin sekarang sudah nyampe sekitar Suramadu” kata Gufron.

“Yang sudah diantar pulang yaitu atas nama SITI KOMARIYAH 17 thn alamat ds. Palampang kec. Sumber jambi kab. Jember (MD), SANTI 14 thn asal desa Dukoh mencek kec. Sukorambi kab. Jember (MD) dan NUR ASISAH 13 thn asal Desa Dukoh mencek kec. Sukorambi kab. Jember (MD). Untuk dua jenazah korban lainnya sudah sejak tadi di rumah duka” imbuhnya. (Syaiful)

Editor : Redaksi

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Artikel terproteksi !!