Bojonegoro, Delikjatim.com – Diguyur hujan deras berkepanjangan, sungai anak kali Pacal dan Sungai Gandong di Dsn. Gondang Ds. Gondang meluap menggenangi jalan dan pemukiman warga. Selasa, (02/2/2021).
Luapan air sungai anak kali pacal dan sungai Kali gandong di Ds. Gondang, Ds Sambongrejo dan Ds Senganten Kec. Gondang kabupaten Bojonegoro tidak hanya menggenangi Jalan dusun, tapi juga pemukiman warga tak luput dari genangan hingga mencapai ketinggian satu meter, selasa (2/02/2021) pada pukul 18.30 wib yang berdampak pada lumpuhnya aktivitas masyarakat.
Relawan Tagana kab Bojonegoro melakukan tupoksinya sebagaimana diatur dalam Permensos RI Nomor 28 Tahun 2012 pada pasal 7 ayat (2) dan (3), segera mendatangi lokasi kejadian melakukan assesment, mendata korban terdampak dan kerugian atau kerusakan yang ditimbulkan serta berkoordinasi dengan sektor lokal baik pemerintah desa dan BPBD yang selanjutnya dilaporkan ke dinas terkait guna penanganan lebih lanjut.
Dari hasil pendataan Tagana didapati beberapa desa yang terdampak akibat banjir tersebut, yakni Desa Sambongrejo Dusun Kadung Rt. 11 Rw. 03 sebanyak 10 KK, Dusun Kaliasin dengan kondisi jalan yang tererus sepanjang 5 mtr dan lebar 1mtr yang mengancam jembatan dan menganggu akses transportasi.
Desa lainnya yang terdampak yakni Desa Gondang Dusun Gondang RT 1 hingga RT 08 dengan jumlah warga 40 KK dan mengepung Puskesmas Gondang dengan ketinggian air mencapai 75 Cm , Dusun Tikung RT 21 sebanyak 8 KK, Desa Senganten, Dusun Tliweng Rt 15 sebanyak 16 KK dan Rt 16 (12 KK), Desa Jari, Dusun Kaliasin RT 17 yang juga terjadi longsor di jalan dengan panjang longsor 7M dan lebar 2M.
Dalam wawancaranya Ach. Chamdan Mukafi korkab Tagana Bojonegoro mengatakan, Ketinggian genangan air rata-rata 1M pada pukul 16.10 wib s/d 18.30 Wib (2/02/’21).
Mukafi melanjutkan, Genangan air di jalan dsn. Gondang Ds. Gondang Sepanjang 600 M ketinggiannya mencapai 1m.
“Setelah kami data untuk jalan dusun itu sepanjang 600 M tergenang air setinggi 1 M dengan jumlah jiwa terdampak sekitar 386 KK” ujar Mukafi.
Selain melakukan assesment dan pendataan kami juga melakukan identifikasi dan inventarisasi lapangan, imbuhnya.
Dibantu KSB Sapto Manunggal Roso Kec. Gondang, tagana bersinergi dengan BPBD serta unsur lainnya evakuasi warga rentan ke tempat aman yaitu di pendopo kecamatan Gondang.
“Malam ini debit air mulai mengalami surut, dan insyaallah
besok pagi kami akan kerja bakti besama semua komponen” pungkas Mukafi di penghujung wawancaranya.
Element yang terlibat yakni Camat Gondang dan anggota Satpol PP, Kapolsek Gondang dan anggota, Anggota posramil Gondang, BPBD bojonegoro, Damkar Bojonegoro, KSB gondang, Kades dan perangkat desa. (Syaiful)
Editor : Redaksi

















