Bojonegoro, Delikjatim.com – Puluhan relawan saling membahu melayani permakanan korban terdampak banjir bandang di Bojonegoro, Rabu (3/03/2021).
Pasca diterjang banjir pada selasa (2/03/2021) tepatnya pada pukul 16.00 wib yang sempat menggenangi sejumlah desa dengan ketinggian maksimal mencapai satu meter, pagi ini gabungan relawan berkolaborasi membuka layanan dapur umum (DU) untuk melayani kebutuhan permakanan warga terdampak yang masih belum bisa mandiri aktivitasnya.
Ketua KSB Angkling Darma Balen Mahruz mengatakan, kegiatan dapur umum ditempatkan di pendopo kantor Camat Gondang, yang dibantu dari berbagai relawan seperti KSB Sapto Manunggal Roso Gondang, Tagana Bojonegoro selaku koordinator kegiatan serta relawan lainnya yakni IPPNU, PKK Gondang, Banser, Pramuka,PKH, Hansip dan satuan relawawn lainnya
“Du di mulai pagi ini, banjirnya kategori banjir bandang yang menurut saya hanya lewat dan berlalu, kejadiannya mulai pukul 16.30 wib sampai pukul 22.00 wib (2/03/’21) setelah itu mulai menurun dan susut” kata Mahruz.
Senada dengan penjelasan Ach. Chamdan Mukafi korkab tagana Bojonegoro
“Karena hari ini dapur warga belum bisa difungsikan, masih sibuk dengan bersih-bersih lumpur dan sampah banjir lainnya , Sehingga kami hadir membantu mereka dengan membuka DU sambil baksos” ujar Mukafi.
Masih Mukafi, Hari ini kami siapkan 1500 paket makan dengan bertahap, masing-masing tahap 500 paket.
“Kegiatan DU ini dibantu degan beberapa komponen relawan dan satuan, selain yang disebutkan Pak Mahruz diatas turut bergabung juga dari BPBD, Damkar, perhubungan dan teman-teman dari TNI Polri. Kami bersinergi melakukan giat DU dan Baksos di lokasi dengan membersihkan fasum terutama di puskesmas, jalan raya dan rumah warga yang terdampak” imbuh Mukafi.
Sementara Kepala Bidang Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam Titik Purnomo Rini, M.Si membenarkan hal tersebut.
“Setelah kami laporkan hasil kaji cepat dan data korban dari Tagana ke pemerintah Daerah dan di koordinasikan dengan BPBD maka kami segera melakukan tupoksi kami yakni dengan memerintahkan Tagana yang dibantu KSB agar membuka layanan Dapur Umum untuk melayani permakanan warga yang tidak bisa beraktivitas secara mandiri karena dampak bencana banjir tersebut” tutur Rini dalam wawancaranya yang pada saat itu hendak menuju lokasi guna menginventarisir kebutuhan warga terdampak yang bersifat mendesak lainnya.
Hingga berita ini di rilis, kegiatan DU dan Baksos di lokasi masih berlangsung. (Syaiful)

















