Kediri, Delikjatim.com – Banjir luapan dan longsor melanda dua kecamatan di kabupaten Kediri Jawa Timur pada minggu, (04 April 2021) sore Pukul 15.00 WIB.
Curah hujan dengan intensitas yang tinggi mengguyur wilayah pegunungan sedari pukul 12.15 WIB mengakibatkan Sungai Bendomongal over kapasitas hingga meluber ke pemukiman warga. Selain itu sungai yang berada di Dusun Kalibago juga meninggi yang kemudian mengakibatkan beberapa terjadinya longsor di sepanjang tebing sungai.
Tingginya debit air sungai Bendomongal sempat meluap kepemukiman warga dengan ketinggian yang variatif, yakni dalam kisaran 40-50 centi meter, serta menggenangi jalan raya arah Kediri-Nganjuk, akibatnya alur lalulintas terngganggu.
Sementara di Dusun Kalibago sendiri terdapat 5 titik longsor yang menghanyutkan pos ronda beserta kentongan keramatnya.
Dikisahkan Devi tagana kab. Kediri bahwa tergerusnya pelengsengan yang terus merambat pada saat itu, hingga mengikis bagian dasar pos jaga yang pada akhirnya pos tersebut hanyut.
“Sampai sekarang masih belum ketemu pos dan kentongan keramatnya itu pak” kata Devi dalam konfirmasinya.
Selain itu Devi juga memaparkan sejumlah lokasi yang terdampak banjir tersebut, yakni Dusun Mergosono Desa Banyakan dan Dusun Tiron Desa Tiron Kec. Banyakan serta Dusun Kalibago Desa Kalipang Kec. Grogol Kab. Kediri dengan jumlah warga terdampak sebanyak 24 KK.
“Kami Tagana kab. Kediri bersama TNI, Polri, BPBD, Perangkat Desa dan Masyarakat sekitarnya melakukan assesment di wilayah terdampak luapan banjir sungai Bendomongal dan membantu mengatur arus lalulintas kendaraan di jalan raya arah Kediri-Nganjuk, dan di titik longsor kami pasang tanda bahaya agar tanah yang retak tidak lalui pengendara” pungkasnya.
Hingga berita ini di rilis, kondisi air di wilayah terdampak sudah berangsur surut. (Syaiful)
Editor : Redaksi

















