20230111_185931
20230111_185931
Shadow

Gandeng CT ARSA Fondation, DU Kemensos Distribusikan Ribuan Nasi Kotak Perhari

120x600
banner 468x60

Surabaya, Delikjatim.com – Didukung CT ARSA Foundation, Dapur Umum (DU) Kemensos RI di Surabaya perhari ini sudah memasuki hari ke 23, terhitung sejak beroperasinya layanan DU di masa pemberlakuan PPKM Darurat, yakni sejak tanggal 5 Juli hingga hari ini, Rabu (28/7/2021).

Dalam kaitannya, Joko Purnomo mewakili Kemensos sebagai penanggung jawab dan koordinator kegiatan dapur umum ini mengatakan bahwa, pada kegiatan ini pihaknya bekerja sama dengan CT ASRA Foundation dan Dompet Amal TRANSMEDIA.

“Terkait kegiatan ini, kami bekerjasama dengan CT ASRA Foundation dan Dompet Amal TRANSMEDIA, yang hingga hari ini sudah berjalan selama 23 hari” tegas Joko.

Menurutnya, hari ini DU Kemensos yang berada di Convention Hall Surabaya ini, menyediakan makanan sebanyak 5000 nasi kotak.

“Jadi untuk hari ini kami produksi 5000 nasi kotak, untuk menjangkau tiga titik distribusi, yakni Surabaya, kabupaten Gresik dan kabupaten Bangkalan Madura” terang Joko, ketika di wawancara awak media di DU Convention Hall Surabaya (28/7).

Terkait pendistribusiannya Joko menjelaskan, “untuk titik distribusi terjauh seperti Bangkalan dan Gresik, kami terjunkan Tagana untuk menjangkaunya, dengan menggunakan fasilitas yang disediakan oleh Dinsos Provinsi Jatim” jelasnya.

Dilanjutkan Joko, proses pendistribusian yang pertama kali diluncurkan pagi ini adalah ke kabupaten Bangkalan dengan dibantu oleh koordinator Tagana Provinsi Jatim Twi Adi. Setelah itu, distribusi berikutnya bergeser ke Gresik, dan dibantu oleh Sukur, Plt. Kasie Linjamsos Dinsos Provinsi Jatim.

Dijelaskan pula bahwa, layanan permakanan ini peruntukannya terfokus pada Nakes, petugas dari beberapa unsur, warga yang terpapar dan menjalani isolasi mandiri (Isoman), baik yang di rumah maupun di tempat-tempat yang disediakan oleh pemerintah.

“Sementara berkenaan dengan mekanisme penyalurannya, kami tidak memberikan langsung terhadap warga yang tengah menjalani isoman, namun kami tempuh cara collectif” ungkap Joko.

Hal ini ia lakukan guna menghindari terjadinya kontak langsung dengan mereka yang dalam masa isoman.

“Jadi jelasnya, kami kirim ke tempat-tempat isoman yang sudah ditentukan pihak terkait, disana nanti akan ada petugas yang akan mengantarkannya ke masing-masing warga yang menjalani isoman” tutup Joko. (Syaiful)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Artikel terproteksi !!