20230111_185931
20230111_185931
Shadow

Sosialisasi Pra Jatim Art Forum 2021, Dewan Kesenian Muhibah Safari Lima Kota di Jatim

120x600
banner 468x60

Surabaya, Delikjatim.com – Bencana Covid-19 meluluh-lantahkan hampir semua sendi kehidupan, tak luput juga kesenian (teater, musik, tari, film, rupa).

Virus Covid-19 nyaris menghentikan laju perkembangan seni sampai sekarang bahkan mematikan praktek penciptaan maupun pertunjukan seni yang berlangsung normal sebelumnya.

Hal ini telah memaksa para pelaku seni menciptakan praktek-metode baru, tradisi baru, bahkan aktivisme baru dalam berkarya di luar kebiasaan normal yang sudah nyaman biasa dilakukan. Dengan kata lain, bencana telah membuat para seniman takluk dan tunduk untuk menaati (aturan) covid jika tak hendak terpapar dan ‘mati’ olehnya.

Ketua Presidium Dewan Kesenian Jawa Timur, Taufik Hidayat Mengatakan, Proses kreatif memaksa imajinasi mencari jalan, dan beberapa kreator bahkan mampu “hidup berdampingan dengan Covid-19”.

“Sebagai contoh, munculnya fenomena pentas virtual (streaming youtube, live IG, Fb, situs-situs sosmed) produksi seni dengan media tekhnologi digital dengan mengadakan pertunjukan daring dan bentuk-bentuk transmedium lainnya”. Kata Taufik, Rabu (07/07).

Taufik Juga menambahkan, Pada perhelatan Jatim Art Forum yang akan dilaksanakan pada pertengahan 2021 ini, Departemen Seni Rupa akan mengadakan 2 (dua) kegiatan, yaitu Pameran Seni Rupa dan FGD (Focus Group Discussion).

Dalam Pameran seni rupa kami mengusung tema “Pameran Seni Rupa SOSOK INSPIRATOR” Menampilkan perupa-perupa yang menjadi inspirasi bagi masyarakat seni rupa di Jawa Timur.

Dimana tidak hanya menginspirasi dari keberhasilan sebagai pelaku kesenian tetapi juga layak menjadi teladan di kehidupan bermasyarakat.

“Guna mensukseskan perhelatan Jatim Art Forum Pelaku kesenian melakukan pra Jatim Art Dengan muhibah safari lima kota, untuk beranjangsana ke komunitas-komunitas seni rupa di lima kota yang akan di singgahi yaitu kota Surabaya, Tuban, Batu, Tulungagung, dan Pasuruan”. Imbuhnya.

Menurut Budiamin Koordinator Departemen seni rupa mengatakan, Kegiatan ini bertujuan supaya Dewan Kesenian Jawa Timur berperan aktif dalam peningkatan sinergitas antar lembaga kesenian / kebudayaan di Jatim, Program Dewan Kesenian Jawa Timur perlu berkesinambungan dan berorientasi pada tujuan yang ingin dicapai serta Dewan Kesenian Jawa Timur lebih aktif turun ke bawah agar lebih memahami harapan dan aspirasi para pelaku seni di daerah.

Adapun Sosok Inspirator yang akan berpartisipasi dalam pameran
yang akan kami adakan dalam jatim art forum nanti adalah 1. Koeboe Sarawan ( Batu)Asri Nugroho ( Surabaya) Widji Paminto Rahayu ( Tulungagung) Joni Ramlan ( Mojokerto) Wahyu Nugroho ( Pasuruan) Joko Pramono ( Gresik) Lini Natalini ( Surabaya) Benny Wicaksono ( Surabaya) Garis Edelweis ( Pasuruan).

“Selain sosok inspirator ini kami juga akan melibatkan beberapa komunitas untuk berpartisipasi diantaranya Komunitas Kecoa Timur (Surabaya) Komunitas Serbuk Kayu (Surabaya) dan Komunitas muda Tuban (Tuban). Untuk kurator kami melibatkan Hari Prayitno (Surabaya)”. Terang Budiamin.

“Tumbuh Bersama adalah spirit yang ingin dibawa oleh Dewan Kesenian Jawa Timur pada perhelatan Jatim Art Forum 2021. Spirit yang diharapkan akan membawa angin positif di masa pandemi ini. Sebuah harapan dari Departemen Seni Rupa Dewan Kesenian Jawa Timur untuk dapat terus eksis sebagai lembaga kesenian yang bisa memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Jawa Timur”. Pungkasnya.

Editor : Redaksi

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Artikel terproteksi !!