20230111_185931
20230111_185931
Shadow

IPM Ranting Buluh Berkolaborasi Dengan Mahasiswa Kkn UTM Sulap Limbah Pisang Jadi Camilan Lezat

120x600
banner 468x60

Bangkalan, Delikjatim.com – Canangkan usaha kreatif, Mahasiswa KKN Universitas Trunojoyo Madura sulap batang pohon pisang menjadi makanan unik dan menarik.

Mereka berupaya untuk mendorong para wirausahawan khususnya pengusaha kecil menyesuaikan produk dan pola dagang dengan konsep yang unik.

Kali ini target dari sosialisasi tersebut adalah pemuda IPM (ikatan pelajar muhammadiyah) ranting Buluh. dengan penuh semangat dan antusias para IPM menyimak, membantu, dan juga ikut serta dalam pelaksanaan proker dari anggota KKN 50 2021 tersebut. (Minggu 28 November 2021)

Mahasiswi UTM (Universitas Trunojoyo Madura), Utami mengamini jika suatu saat keripik pelepah pisang akan menjadi bisnis kuliner yang digandrungi banyak orang.

Pemanfaatan batang pohon pisang dapat menjadi penawaran yang menarik untuk camilan di masa pandemi seperti sekarang. Selain bahannya yang mudah didapat, cara mengolahnya pun tergolong mudah.

proses pengolahan gedebog pisang menjadi camilan

“Asalkan diolah dengan cara yang benar, saya pikir keripik gedebok (pelepah) pisang ini bisa menjadi ide usaha yang cukup menjanjikan. Untuk menghilangkan getah, pelepah pisang harus direndam dengan campuran air garam dan kapur sirih selama kurang lebih 24 jam,” ucap Utami.

Selain memberikan edukasi terkait manfaat limbah tersebut, peserta KKN juga mengampanyekan bahwa semua ini bisa menjadi usaha yang menguntungkan. Salah satunya yaitu limbah organik yang mereka sulap menjadi makanan keripik adalah batang pohon pisang.

“Apa yang ada di sekitar kami itu yang harus dikerjakan. Karena kebetulan pohon pisang tumbuh subur di sini, kami mencoba untuk mencari referensi terkait pemanfaatan pohon pisang sampai akhirnya menemukan keripik pelepah ini,” ujar Mahaiswi asal Blora Jawa Tengah tersebut.

Ketua IPM Buluh Fajar Andrianto menyampaikan “saya harap ilmu yang telah di ajarkan oleh teman-teman KKN ini bisa di teruskan untuk menjadi usaha yang akan di kembangkan di desa Buluh”.

“selain itu saya berharap kepada rekan-rekan IPM setelah pertemuan ini, kita dapat memproduksi camilan gedebog pisang ini sebagai sarana mendapat keuntungan yang nantinya dapat dipergunakan untuk membiayai giat keagamaan dalam berorganisasi” imbuhnya. (Mir_Pers)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Artikel terproteksi !!