Sampang, Delikjatim.com – Mahasiswa Institut Ditosat Islamiyah Al-Amien Prenduan, yang merupakan peserta P2M di desa Tlagah, Kecamatan Bayuataes Sampang mendirikan green house dan mini lab botani untuk masyarakat desa yang disentralkan di SMK Nurul Yaqin Sumber Nangah, Senin 29 November 2021.
Hadirnya green house dan mini Lab Botani merupakan salah satu upaya dan inisiatif mahasiswa peserta P2M dalam menjawab kendala dan sebagai solusi baru terhadap perkembangan pertanian di desa Tlagah.
Green House dan Mini Lab Biotani diharapakan mampu memberikan edukasi baru terhadap petani-petani desa tentang beberapa sistem bertani yang ramah lingkungan, biaya murah, dan tidak menguras tenaga.
“Kami Berharap dengan Hadirnya Green House dan Mini Lab Botani ini dapat memberikan tambahan wawasan kepada para petani dan generasi muda serta siswa-siswi tentang tata cara bertani yang mudah, ramah, serta bisa dikerjakan meski dalam keadaan kemarau” ungkap Heriadi Selaku ketua koordinator.

Selain mendirikan green house dan mini lab botani, peserta P2M bekerjasama juga dengan BPP Kecamatan Bayuataes dalam memberikan pelatihan kepada masyarakat tentang bagaimana mengolah pupuk murah hasil melimpah, yang memanfaatkan bahan bahan alami.
Kegiatan yang diadakan oleh peserta P2M ini mendapatkan apresiasi dari pihak BPP Bayuates, Kepala SMK Nurul Yaqin, serta masyarakat. Karena dengan diaadakan kegiatan tersebut dapat menjawab masalah-masalah yang dihadapi petani dan memberikan Ilmu baru kepada masyarakat tentang pertanian.
“Saya mengapresiasi gagasan dari teman-teman mahasiswa IDIA yang mengadakan acara pelatihan pengolahan pupuk dan juga mendirikan green house dan mini lab pertanian, karena meskipun mereka bukan beraaal dari fakultas pertanian tetapi mereka mempunyai gagasan tentang pertanian” ungkap Ketua koordinator PPL BPP Bayuates dalam acara Grand launching dan pemotong pita.(Edy).
Editor : Redaksi

















