Surabaya, Delikjatim.com – Meski trend Covid-19 di Surabaya sudah landai kita harus tetap disiplin dalam menerapkan Prokes Ketat.
Kapolsek Gubeng Kompol Akay Fahli pimpin langsung kegiatan KRYD (Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan) untuk menghimbau kepada restoran, cafe, warkop dan RHU untuk mentaati prokes, Sabtu Malam Minggu 11 Desember 2021.
Kegiatan Kali ini di mulai Pukul 21.00 sampai selesai dan kegiatan kali ini di ikuti oleh 3 pilar yaitu Koramil kecamatan Gubeng, Satpol-PP kota dan Satpol-PP kecamatan Gubeng, Linmas kota dan linmas Kecamatan Gubeng.
Kegiatan tersebut merupakan penerapan aturan mobilitas sesuai instruksi Kementerian Dalam Negeri ( Imendagri) Nomor 62 Tahun 2021 tentang pencegahan dan penanggulangan Corona virus Disease 2019 pada Saat Natal 2021 dan Tahun baru 2022.
Kegiatan Kali ini Menyasar Warkop, Rhu, Tempat keramaian yang sering di kunjungi dan banyak orang yang berada di tempat tersebut, kali Ini Operasi yang di anjurkan oleh pemerintah pusat maupun kota di wilayah sektor Kecamatan Gubeng.
Dalam pemaparannya Kapolsek Gubeng Kompol Akay Fahli S.Kom, S.I.K berpesan dengan humanis kepada para pengunjung resto Brassery agar tetap mentaati Prokes Ketat, serta jauhi kerumunan khususnya menjelang pergantian tahun baru.

” Kami juga melarang mengadakan arak-arakan atau pawai di wilayah Polsek Gubeng serta pelarangan Acara menyalakan kembang Api. Apalagi Acara old and New year yang menimbulkan kerumunan masa dan dapat menimbulkan cluster baru,” terang perwira dengan pangkat satu melati dipundaknya.
Dalam kesempatan tersebut, Kompol Akay mengajak, warga untuk selalu meningkatkan kesadaran dan saling menjaga keamanan lingkungannya agar situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif. Dengan begitu, kerawanan 3C, paham radikal maupun berita hoax dapat diantisipasi dan ditangkal sejak dini dengan saring sebelum sharing.
” Untuk masyarakat Gubeng kami sangat penuh mengingatkan tolong pada saat Libur NATARU Mohon tetap di Rumah saja, serta untuk menghindari 3C agar selalu menjaga kendaraannya khususnya roda 2, jika perlu ditambahkan kunci ganda pada cakram”. Pungkas Akay.(Ibed).
Editor : Redaksi

















