Lumajang, Delikjatim.com – Barisan Nasional Pemuda Madura (BNPM) yang di nahkodai Pemuda millenial asal Bangkalan Sahid S.H bersama Seluruh Dewan Pimpinan Daerah (DPD)-nya, kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk para korban erupsi gunung Semeru.
Giat kemanusiaan ini merupakan kali kedua, dimana sebelumnya BNPM juga menyalurkan bantuan di kecamatan Candipuro.
Kali ini BNPM memberikan Langsung bantuan tersebut di kecamatan Pronojiwo, Lumajang, Minggu (16/1/2022).
Dari pantuan awak media DelikJatim, sebanyak 13 armada dikerahkan untuk mengangkut bantuan tersebut.
Adapun pemberangkatan dari Kantor Sekretariat DPD BNPM Kota Surabaya, Jalan Tuban No. 15 Surabaya.
Selain ketua DPW BNPM Jatim Sahid S.H, beberapa tokoh Madura juga ikut dalam rombongan kali ini, di antaranya H Suli selaku bendahara DPW, H Zamroni, dan H Moch. Rui.
Ketua DPD BNPM Surabaya H Abdullah Marsham yang di dapuk sebagai ketua dalam kegiatan kali ini juga terlihat beberapa ketua DPD BNPM dari beberapa daerah di Jawa Timur.

Sahid S.H selaku ketua DPW BNPM Jatim memaparkan bahwa bantuan ini merupakan bentuk nyata kepedulian BNPM terhadap sesama.
“Bantuan ini kami serahkan secara langsung kepada korban terdampak bencana Semeru. Kami sebelumnya telah berkoordinasi dengan RT setempat, terutama terkait pendataan,” tuturnya.
Masih Sahid,” semoga bantuan ini bisa meringankan beban para korban terdampak erupsi gunung Semeru dan bisa meningkatkan persaudaraan sesama khususnya sesama anggota BNPM”. Ucap Pemuda Yang berprofesi lawyer ini.

Abdullah Marsham juga menambahkan, batuan logistik sebanyak 400 paket sembako tersebut didistrubusikan ke lima titik, salah satunya adalah Pondok Pesantren. Bantuan berupa sarung dan keperluan santri juga diberikan oleh pihak BNPM. Bahkan beberapa anggota keluarga besar BNPM tampak memberikan bantuan uang tunai secara pribadi.
Abah Marsham tak lupa mengucapkan terima kasih atas sambutan masyarakat Pronojiwo. Dirinya pun memberikan motivasi, agar para korban erupsi Gunung Semeru selalu bersabar, tabah, dan ikhlas dalam menghadapi ujian dan optimistis untuk bangkit.
Tampak terlihat raut rasa syukur dari para korban terdampak dimana giat ini bukan hanya sekedar memberikan bantuan logistik melainkan juga memberikan dukungan secara moril maupun materiil.

















