Probolinggo, Delikjatim.com – Pencak silat adalah warisan leluhur nenek moyang bangsa indonesia yang telah melalui proses perjalanan panjang.
Pencak silat awalnya adalah insting manusia untuk mempertahankan kehidupannya, pada masa sebelum Islam masuk mereka masih liar, sangat banyak rintangan, sehingga terciptalah dari Islam di bawah naungan NU yakni Pencak Silat Nahdlatul Ulama Pagar Nusa yang intinya mengedepankan “Akhlaqul Karimah”.
Akhir- akhir ini banyak bentrokan terjadi antar perguruan khususnya di wilayah Jawa Timur seiring dengan itu Pencak silat Pagar Nusa tetap pada pendiriannya untuk tidak terpancing provokasi yang membuat anarkis, ini sampai ke telinga Pengurus Cabang Pagar Nusa yang selalu dapat laporan atas kejadian tersebut, Kamis (26/01/2022).

Kepada Awak Media Delikjatim, himbauan dari Ketua Pengurus Cabang Kabupaten Probolinggo, Gus Muhammad Nurul Huda S.Pd menyampaikan, sangat prihatin sekali atas apa yang terjadi belakangan ini dan mengutuk keras serta menghimbau untuk seluruh Pengurus anak Cabang dan Ranting agar selalu sabar dan menahan diri tidak ikut terprovokasi dan terpancing atas kejadian yang menimpa saudara kita, khusus wilayah kabupaten Probolinggo semoga tetap kondusif dengan tetap satu komando, tegasnya.
Harapan atas kejadian kepada saudara kita di luar wilayah Kabupaten Probolinggo semoga cepat terselesaikan dan cepat di tangani kepolisian setempat,dan di hukum seberat- beratnya kalau perlu di keluarkan dari perguruan dan membuat surat pernyataan untuk tidak di terima di perguruan manapun, semoga Pencak Silat Pagar Nusa khususnya tetap memegang amanah Akhlaqul karimah, membela kyai,ikut berpartisipasi dalam kedaulatan NKRI harga mati, tutupnya. (Rasid).
Editor : Redaksi

















