Surabaya, Delikjatim.com – Panti Asuhan Muhammadiyah (PAM) Nyai Walidah Dupak Bandarejo Surabaya diberi kesempatan untuk mengirimkan utusan sebanyak empat santri berusia 16 tahun keatas, yang memiliki passion dalam tata rias wajah dan make up pengantin bagian program sosial dari Wiena dan Seribu Senyum.
Kursus profesional senilai 8 juta per orang yang berlangsung mulai tanggal 27 Juni hingga 19 Juli 2022 tersebut dimanfaatkan santri Panti Asuhan Muhammadiyah Nyai Walidah Surabaya secara gratis atau cuma-cuma, sebanyak 12 kali pertemuan. Dalam sepekan ditempuh tiga kali pertemuan, serta akan mendapatkan piagam bila lulus dalam ujian negara.
Perwakilan rumah singgah Seribu Senyum, Zubaidah menjelaskan, tujuan program tersebut adalah untuk membekali anak dalam berkarya di bidang tata rias, wajah dan rias pengantin.
“Kedepannya, Seribu Senyum akan menindak lanjuti kegiatan tersebut supaya bisa lebih berkembang dan menghasilkan perias-perias baru yang menggantikan jejak sukses perias profesional Jawa Timur”, tambahnya.
Sementara itu, owner Wiena yang merupakan lembaga kursus ketrampilan wanita, Mamiek memaparkan, materi yang diajarkan adalah metode tata rias wajah, sanggul, pemakaian jarit yang merupakan tata rias dasar dari beragam metode rias tradisional dan modern.

Ketika dikonfirmasi jurnalis Media Delik Jatim via WhatsApp, Kamis (30/6/2022), Kepala PAM Nyai Walidah Fitria Leliana sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada pihak Wiena dan Seribu Senyum yang telah memberikan kesempatan kepada santri Panti Nyai Walidah untuk mengikuti kursus tata rias secara gratis.
“Dengan mengikuti program tersebut diharapkan para santri bisa mendapatkan pengalaman sekaligus bekal lifeskill yang berguna untuk kehidupan dimasa mendatang, juga tercetus ide untuk membuat unit usaha panti yang bergerak di bidang wedding organizer”, tutupnya. (Yuda).
Editor : Redaksi

















