Kabupaten Madiun, Delikjatim.com – Sejumlah personil satuan tugas dan relawan tanggap bencana Dinas Sosial Kabupaten Madiun, turun lapangan melakukan Assesmen dampak kebakaran yang menghabiskan 5 unit rumah, Minggu, 10 Juli 2022.
Kebakaran terjadi di Desa Krebet Rt 09 Rw 02, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun, sekira pukul 06.00 WIB, bertepatan dengan berlangsungnya pelaksanaan Sholat Idul Adha 1443 Hijriyah.
“Begitu mendapat laporan kejadian, pukul 08.00 WIB, kawan-kawan langsung turun lapangan (Turlap), cek Lokasi dan assesmen bencana kebakaran tersebut” ungkap Bambang Wahyu Tantomo, Koordinator Tagana Kabupaten Madiun.
Data hasil assesmen menyebutkan, korban kebakaran yang kehilangan 5 unit rumahnya bermaterial dasar kayu jati ini adalah, sepasang lansia yang masih aktif menjalankan rutinitas sehari-harinya, Saiman (suami), 89 Tahun, dan Siyam (Isteri), 72 Tahun, Desa Krebet Rt 09 Rw 02, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun.
Diceritakan bahwa kala itu, sekira pukul 06.00 WIB, seorang warga (Saksi 1, tetangga korban) yang enggan disebutkan namanya, keluar dari rumahnya, seketika itu ia melihat kepulan asap dari api yang melahap rumah korban, pada bagian belakang.
Mengetahui hal itu, saksi 1 memanggil saksi 2, kemudian mereka lari menuju rumah korban guna memberikan pertolongan.
Saksi tahu kalau Mbah Siyam ini biasanya bangunnya agak siang, sehingga saksi berniat membangunkan si Mbah tadi. Begitu sampai, Mbah Siyam didapati sudah berada pas di depan rumahnya, jelas Bambang, dikonfirmasi media, Minggu (10/7/2022).
Ia melanjutkan, Mbah Siyam bingung mengetahui rumahnya terbakar dan berusaha mencari bantuan, sementara sang suami, Mbah Saiman sedang berada di sawah. Karena bertepatan dengan waktu Sholat Idul Adha 1443 Hijriyah, maka situasinya sangat sepi.
“Tetangganya berada di Masjid semua” tegas Bambang.
Inisiatif kemudian muncul dari para saksi, selain membantu mengamankan barang-barang korban, juga melaporkan ke perangkat Desa.
Selang beberapa waktu, 3 Unit armada Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Madiun, tiba di lokasi. Pukul 09.00 WIB api sudah berhasil dijinakkan.
Sunarsih, Peloopor Perdamaian (Pordam) Kabupaten Madiun mengatakan, selama kejadian ia mendampingi korban. menurutnya, hal ini penting dilakukan untuk memberikan rasa nyaman dan aman pada korban, yang selanjutnya disebut Layanan dan Dukungan Psykososial (LDP).
“Kami bersama Tagana memberikan pendampingan kepada Mbah Siyam. Pendekatan humanis dan persuasif kami alkhamdulillah mendapat respon baik dan melapangkan hati Mbah Siyam” jelas Sunarsih, dalam wawancara melalui sambungan Telephon (10/7/2022).
Rincian kerugian akibat kejadian tersebut :
– Perlengkapan Gong 1 Set
– Sertifikat Tanah 3 lembar
– Uang Tunai Rp57 000 000 (Lima Puluh Tujuh Juta Rupiah)
– Emas Gelang, Kalung ±30 Gram
– 5 Unit Rumah Kayu
– Perlengkapan rias manten
Total kerugian ditaksir mencapai, Rp375 000 000 (Tiga ratus tujuh puluh lima juta rupiah)
Diduga kebakaran terjadi akibat konsleting listrik di ruang Dapur.
Pihak yang terlibat penanganan kejadian, Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Madiun, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Madiun, Pelopor Perdamaian (Pordam), Polsek Pilangkenceng, Koramil Pilangkenceng, Warga Masyarakat dan Tagana Dinsos Kabupaten Madiun.

















