20230111_185931
20230111_185931
Shadow

Finalis Putri Lingkungan Hidup Budidaya Tanaman Tomat

120x600
banner 468x60

Sidoarjo, Delikjatim.com – Perhatian dan kepedulian terhadap persoalan lingkungan hidup hendaknya menjadi tanggungjawab kita bersama dan terus kita kampanyekan sehingga ada kesadaran yang tinggi terhadap lingkungan hidup, bukannya menjadi bagian dari masalah lingkungan hidup karena masih terjadinya sikap kurang tepat yang cenderung terjadinya pengrusakan dan akan berdampak bagi kehidupan kita.

Peduli terhadap persoalan lingkungan hidup berarti berkontribusi mengatasi persoalan lingkungan, dan upaya itu tidak sekedar diwacanakan saja tetapi direalisasikan dengan peran-peran nyata diakar rumput elemen masyarakat baik melakukan edukasi maupun aksi peduli.

Demikian disampaikan Andi Hariyadi selaku Ketua Majelis Pendidikan Kader Pimpinan Daerah Muhammadiyah Surabaya, yang juga menjadi kader lingkungan di Kampung Edukasi Sampah Sekardangan Sidoarjo, saat berdiskusi tentang lingkungan hidup beberapa hari yang lalu bersama Fachrurozi sebagai pegiat lingkungan hidup, Jumat (26/8/2022).

Lanjut beliau, penanganan persoalan lingkungan, banyak aspek yang bisa dilakukan sehingga perlu sinergi dengan beberapa pihak terkait. Sebagaimana yang dilakukan oleh Nur Zidna Iflachana siswa kelas 5 SD Negeri Nginden Jangkungan 1 Surabaya sebagai finalis Putri Lingkungan Hidup 2022 tingkat SD.

Fachrurozi, orang tua dari Nur Zidna menyampaikan, “putri kami memang sejak kecil senang dengan tanaman yang ada disekitar rumah, dan kemampuan ini terus kami kembangkan sehingga masuk finalis Putri Lingkungan Hidup 2022 SD, melakukan budidaya tanaman tomat”.

Lanjut beliau, Nur Zidna sejak 31 Januari 2022 melakukan proyek budidaya tanaman tomat yang memanfaatkan limbah tomat di pasar yang dekat rumahnya sebagai bibit. Dan sudah menanam 4.550 bibit tomat, melakukan edukasi sebanyak 5.250 kali baik secara online maupun offline, diantaranya pada ibu ibu Permata Ummat, yang mendapat respon sangat baik.

Dari diskusi tersebut, Andi Hariyadi berharap, kemampuan melakukan edukasi dan aksi peduli ini diharapkan bisa diduplikasi sehingga bermunculan tunas tunas muda bangsa yang peduli terhadap persoalan lingkungan, baik tentang pengelolaan sampah, penghijauan, hemat energi dan lainnya.

“Mudah-mudahan pihak sekolah bisa memfasilitasinya sebagai implementasi merdeka belajar dengan karya karya nyata, dan Nur Zidna sebagai finalis bisa meraih prestasi yang terbaik”, tutup Andi Hariyadi. (Yuda).

Editor : Redaksi

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Artikel terproteksi !!