Surabaya, Delikjatim.com – KPK berhasil melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur Sahat Simanjuntak dalam kasus suap dana Hibah Provinsi Jawa Timur beberapa waktu lalu.
Selain Sahat, KPK juga menjerat tiga tersangka lainnya, yakni Rusdi selaku Staf Ahli Sahat, Kepala Desa Jelgung Kecamatan Robatal Kabupaten Sampang sekaligus selaku Koordinator Kelompok Masyarakat (Pokmas) Abdul Hamid, dan Koordinator Lapangan Pokmas bernama Ilham Wahyudi alias Eeng.
Fantastis, KPK menyebut, untuk tahun anggaran 2020 dan 2021 dalam APBD Pemprov Jatim merealisasikan dana belanja hibah dengan jumlah seluruhnya sekitar Rp 7,8 triliun kepada badan, lembaga, hingga organisasi kemasyarakatan (ormas) yang ada di Pemprov Jatim.
Tentunya kasus tersebut membuat beberapa Elemen masyarakat sangat kecewa dan geram dengan ulah wakil Rakyat tersebut.
H. Husnin Yasin selaku ketua Porum Peduli Masyarakat Surabaya ( PORPEMAS ) meminta KPK untuk mengusut tuntas dana hibah yang di temukan ngendap 200 triliun tersebut.

“Kami masyarakat Jawa Timur khususnya Surabaya sangat mendukung kinerja KPK untuk mengusut tuntas dan membumi hanguskan para koruptor yang ada di Jawa Timur, Kami juga mengajak seluruh elemen masyarakat, ormas, LSM dan seluruh awak media untuk mengawal kasus Mega korupsi di Jawa Timur ini hingga Tuntas”. Kata H. Husnin Yasin.
Di akhir wawancara H.Husnin Meminta KPK untuk transparan dalam mengungkap kasus ini. Tangkap semua yang terlibat dan jangan sampai tenang pilih.

















