Surabaya, Delikjatim.com – Sebagai puncak peringatan HUT ke-78 RI, Sekolah Teladan Nasional SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya dikenal dengan SD Mudipat menggelar kegiatan jalan sehat, bazar, hingga bakti sosial (baksos) periksa kesehatan gratis.
Selain itu juga dilaksanakan launching program Go Green, Sekolah Sirkular, serta Kantor Layanan Lazismu (KLL) Mudipat di halaman sekolah, Sabtu (19/8/2023).
Kegiatan tersebut dihadiri dan diikuti Ketua Majelis Dikdasmen Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur Prof Dr Isa Anshori MSi, perwakilan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Surabaya, Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Ngagel Surabaya beserta jajaran, Ikatan Wali Murid Muhammadiyah (Ikwam), siswa, guru, dan Karyawan SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya.
Kepala SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya, Edy Susanto, M.Pd menjelaskan, sebanyak 4000-an peserta jalan sehat baik dari PCM Ngagel, guru, karyawan, wali murid hingga siswa SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya diberangkatkan secara simbolis oleh Ketua Majelis Dikdasmen Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur Prof Dr Isa Anshori MSi diiringi Komunitas Superhero Beramal.
“Setelah kegiatan, para peserta jalan sehat menuju 54 stand bazar dari perwakilan wali murid kelas 1-6 SD Mudipat yang dilombakan dengan kriteria penilaian dari panitia yaitu produknya buatan sendiri, cara penyajian, dan cita rasanya”, terangnya.
Masih dengan Edy, di puncak peringatan HUT ke-78 RI, SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya juga menggelar bakti sosial berupa pemeriksaan kesehatan secara gratis untuk 100 peserta.
“Respon wali murid sangat bagus terhadap puncak peringatan HUT ke-78 RI dimana banyak juga hadiah atau door prize yang terdiri dari sepeda listrik, sepeda angin, TV, dispenser, kulkas dan masih banyak lagi hadiah lainnya senilai kurang lebih 80 juta, dimana setiap siswa mendapatkan tiga kupon undian”, paparnya.
Lanjut Edy Susanto, semarak HUT ke-78 RI juga dilaksanakan launching tiga program SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya yakni, launching Go Green, Sekolah Sirkular, dan Kantor Layanan Lazismu (KLL) Mudipat.
“Kegiatan go green terus berjalan dimana botol-botol bekas akan dikumpulkan dan dikirim ke Bank Sampah untuk dijual dimana hasilnya digunakan baksos Ikwam membantu saudara-saudara yang membutuhkan, menabung sampah plastik kita laksanakan setiap hari Jumat”, tuturnya.

SD Muhammadiyah 4 Surabaya, lanjut Edy Susanto tahun ini menjadi sekolah sirkular dimana programnya ada 5 R yakni Rethink, Repair, Reduce, Reuse, Recycle. Lima prinsip tersebut dapat dilakukan melalui memikirkan ulang barang yang akan dipakai sejauh mana nilai kebutuhannya (rithink), melakukan perbaikan (repair) pengurangan pemakaian material mentah dari alam (reduce) melalui optimasi penggunaan material yang dapat digunakan kembali (reuse) dan penggunaan material hasil dari proses daur ulang (recycle), serta rethinking waste. Program IGPA 2022 diakhiri dengan penutupan.
“Kemudian Kantor Layanan Lazismu Mudipat, ini juga masukan dari wali murid. In syaa Allah semua bentuk penggalangan dana dari SD Mudipat kepada semua wali murid, guru, dan karyawan resmi dibawah Lazismu kota Surabaya”, pungkasnya.
Edy berharap, dengan kegiatan tersebut para siswa akan mengingat para pahlawan yang telah gugur dalam perjuangan mendapatkan kemerdekaan, juga mencintai budaya-budaya Indonesia, serta rasa empati kepada masyarakat dengan program bakti sosial.

















