20230111_185931
IMG-20231009-WA0001
Shadow

Hendak Sholat Subuh, Warga Sumenep Ditemukan Meninggal Dalam Sumur

120x600
banner 468x60

SUMENEP, Delikjatim.com – Seorang warga di Sumenep Madura didapati meninggal dunia dalam sumur, pada Rabu pagi (11/10/2023), sekira pukul 04.30 Wib.

Dinas Sosial Kabupaten Sumenep menurunkan Tagana ke lokasi kejadian guna melakukan assesment dan membantu pihak terkait melakukan evakuasi korban.

Korban meninggal dunia (MD) diketahui atas nama Halimatus Sa’diyah, warga yang tinggal di Jl. Taman Siswa, RT 002 RW 001 Kelurahan Bangselok, Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep.

Proses evakuasi melibatkan pihak Pemadam Kebakaran (DAMKAR), dibantu warga sekitar dan Tagana Dinsos P3A Sumenep. Hadir pula di lokasi tersebut Lurah Bangselok beserta staf, Babinsa, dan Babinkamtibmas Kelurahan Bangselok Sumenep.

Satu diantara tiga personil Tagana yang hadir di tempat kejadian, A Fausi mengatakan, sebelum kejadian nahas menimpanya, diketahui korban baru kembali ke rumah pasca Opname di salah satu Rumah Sakit yang ada di Kabupaten Sumenep. Selang beberapa hari setelah itu korban ditemukan tidak bernyawa di dalam sumur dekat rumahnya.

“Dari keterangan salah satu anggota keluarganya begini, memasuki waktu Sholat Subuh, si korban ini hendak ambil wuduk untuk menunaikan sholat. Setelah itu, karena si korban agak lama tidak kembali maka, salah satu keluarganya pun berinisiatif mencari tau kenapa ia lama sekali ambil wuduknya. Singkatnya, tubuh korban ditemukan berada dalam sumur” kisah A Fausi kepada tim media (11/10/2023) pukul 15.45 Wib.

Kemudian gaduh dan paniknya keluarga korban memancing perhatian tetangga. Hingga pada akhirnya pihak Damkar, dibantu warga dan Tagana berhasil mengevakuasi korban dalam kondisi nyawanya tidak tertolong lagi.

Dijelaskan Fausi bahwa, kala itu kondisi medis korban belum sepenuhnya pulih pasca opname, dan mengaku masing merasa pusing, imbuhnya.

Usai berkoordinasi, Assesment dan membantu proses evakuasi, Tagana juga memberikan layanan pendampingan terhadap keluarga korban. Hal itu dilakuka guna menciptakan rasa nyaman dan meminimalisasi tekanan mental keluarga korban atas peristiwa yang menimpanya.

banner 336x280
Penulis: Syaiful Editor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Artikel terproteksi !!