20230111_185931
WhatsApp Image 2024-06-17 at 06.52.50
Shadow
Berita  

KTS SMAMX 2024, Siswa Bercocok Tanam Tumbuhkan Peran Pribadi Mandiri

120x600
banner 468x60

Batu, Delikjatim.com – Membangun karakter pribadi yang mandiri, seseorang dituntut untuk mampu menghadapi dan memecahkan problema yang harus dipecahkan.

Bercocok tanam selalu menghadapi problema dari mulai penyedian pupuk, benih, gangguan alam dan lain-lain, sehingga seorang petani harus memilih dengan resiko dan bahkan menempuh dengan cara-cara lain agar tetap berhasil.

Maka, pada KTS MBA Spartans SMAMX 2024 mengambil tema; “Mewujudkan Pribadi yang Mandiri” melalui praktik bercocok tanam padi, Senin (26/2/24) bertempat di Baloga, Batu.


Kegiatan dilakukan di Baloga, Batu para siswa dengan memanfaatkan fasilitas sawah yang ada. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengalaman siswa dalam melakukan praktik menanam dengan tanah.

Salah satunya, menanam padi. Dan sebelum kegiatan menanam, siswa diberikan tata cara menanam yang benar, memilih benih yang baik, dan beragam resiko jika melakukan kesalahan.

Sehingga dalam pelaksanaan bercocok tanam dapat memberikan pembelajaran terkait dengan pembentukan pribadi yang mandiri.

Kegiatan diawali dengan pemberian edukasi cara menanam dengan tanah. Pemberian praktik dilakukan dari awal dengan mengenalkan jenis benih dan karakteristiknya sampai mengajarkan cara menanam padi dengan baik dan benar. Siswa mendengarkan dan melihat proses peragaan.

Menurut ustadz Alif, guru pendamping KTS SMAMX 2024, KTS kali ini benar-benar berbeda dengan tahun lalu, sekarang temanya lebih pengamatan pada kehidupan sehari-hari khusus petani. Artinya para siswa diajak untuk beralih peran dari siswa menjadi petani, sehingga mau tidak mau siswa harus benar-benar mampu sebagai pribadi yang mandiri.

“Tidak hanya itu, para peserta KTS dituntut untuk mampu menghadapi dan memecahkan problema yang dihadapi selama melakukan praktik bercocok tanam. Di dalam praktik bercocok tanam, tentu selalu ada problema yang dihadapi para peserta KTS, dan itu semua harus dihadapi dan pada akhirnya mampu dipecahkan,” ujar ustadz Alif, Rabu (28/2/24).

“Kecakapan seperti itu sering kali disebut kecakapan personal, kecakapan yang diperlukan untuk menjadi pribadi yang mandiri dan tidak selalu bergantung pada orang lain,” tandas ustadz Alif.

banner 336x280
Penulis: Sudar/YudaEditor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Artikel terproteksi !!