20230111_185931
IMG-20231009-WA0001
Shadow

Jalani Ramadhan Di penjara, Pemuda Krampung Simpan Empat Poket Sabu

120x600
banner 468x60

Surabaya, Delikjatim.com – Seorang pria inisial AD 49 tahun bakal berlebaran di dalam penjara. Gegaranya, dia ketahuan menjual narkotika jenis sabu di rumahnya di Jalan Krampung Tengah, Tambaksari, Surabaya.

Pria yang tak memiliki pekerjaan tetap alias pengangguran ini ditangkap anggota Satresnarkoba Polrestabes Surabaya, pada Sabtu (10/2) sekira pukul 12.00 Wib.

Kasatnarkoba Polrestabes Surabaya AKBP Suriah Miftah membenarkan, jika anggotanya melakukan penangkapan terhadap seorang pengedar narkoba jenis sabu di sebuah rumah Jalan Krampung Tengah Surabaya.

Dalam rumah tersebut, aanggota kami menemukan empat poket plastik klip berisi kristal warna putih dengan berat keseluruhan 4,08 gram.

Lebih lanjut Suriah Miftah mengatakan, pengungkapan bermula saat anggotanya mendapat laporan terkait dugaan terjadinya peredaran narkoba ditempat pelaku.

Bermodalkan informasi tersebut, anggota langsung melakukan penyelidikan dan pengintaian di lokasi yang menjadi target.

Benar saja kecurigaan masyarakat selama ini membuktikan bahwa Palui terlibat peredaran narkoba. Polisi langsung menggerebek rumah Palui, setelah itu, pelaku beserta barang bukti dibawa ke Mapolrestabes Surabaya, guna proses lebih lanjut

Tersangka mengaku mendapatkan barang berupa Narkotika jenis sabu tersebut dari S (DPO) dengan cara membeli pada jum’at 09 Februari 2024 sekira pukul 18.00 WIb di samping rumahnya, sebanyak 3 gram seharga Rp. Rp. 900.000/per gram nya dengan total Rp. 2.700.000.

Maksud dan tujuan tersangka membeli narkotika jenis sabu ini untuk dijual kembali dengan mendapatkan keuntungan sebesar Rp 100.000, per gram nya

Atas perbuatannya Tersangka dijerat dengan Undang-Undang atau Pasal 114 ayat (1) subs Pasal 112 ayat (1) UU RI. No. 35 Tahun 2009, tentang Narkotika.

banner 336x280
Penulis: IbedEditor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Artikel terproteksi !!