Surabaya, Delikjatim.com – Puluhan petugas kepolisian berseragam dinas dan berpakaian preman berkumpul di simpang empat Kaliondo Jalan Kenjeran – Kapasari Surabaya, Selasa 14 mei 2024 sekira pukul 01.00 dinihari.
Dipimpin langsung Kapolsek Simokerto Kompol Mohammad Irfan, kegiatan tersebut merupakan Operasi Kejahatan Malam untuk mengantisipasi Curanmor, Tawuran Gangster, Balap Liar dan Kejahatan jalanan lainnya seperti jambret
Dengan penuh semangat aparat penegak hukum ini secara selektif menghentikan pengendara motor dan diperiksa kelengkapan surat – suratnya.
Pantauan awak media, cukup banyak pengendara motor yang berusaha menghindar dari pemeriksaan Polisi ini dengan putar balik.
Akan tetapi usaha itu bisa dicegah oleh Polisi yang berpakaian preman yang sudah berjaga di beberapa titik sebelum lokasi operasi.
Uniknya dalam kegiatan operasi kejahatan malam ini Kapolsek Simokerto Kompol M Irfan memberikan hadiah Coklat kepada pengendara motor yang tertib memakai helm dan motornya lengkap ada plat nomernya, spion dan juga membawa SIM serta STNK.

Masyarakat yang menerima hadiah coklat pun terlihat sempat kaget namun langsung sumringah dan senang atas apresiasi yang diberikan oleh Kapolsek Simokerto.
Setelah beberapa jam melaksanakan Operasi, Petugas Kepolisian dari Rayon 1 Gabungan Polsek Simokerto, Polsek Tambaksari dan Polsek Bubutan ini berhasil mengamankan 3 orang remaja yang diduga ikut gangster yang terbukti membawa kaos berwarna hitam bertuliskan “Surabaya Gengster”, selain itu juga menindak pelanggar lalu lintas sebanyak 30 tilang manual, 2 knalpot brong dan 8 motor tanpa STNK.
Kepada awak media Kapolsek Simokerto Kompol Mohammad Irfan mengatakan bahwa Kegiatan tersebut dari Rayon 1 Polrestabes Surabaya terus berupaya semaksimal mungkin untuk mewujudkan Kota Surabaya yang aman tertib dan kondusif dengan rutin melaksanakan operasi kejahatan malam.
Irfan juga mengajak masyarakat secara humanis supaya selalu tertib berlalu lintas meskipun di malam hari, tetap memakai helm dan motornya juga selalu dalam kondisi lengkap terpasang plat nomer nya juga spion nya serta selalu membawa SIM dan STNK motornya.
“Pemberian coklat kepada pengendara yang sudah tertib adalah bentuk apresiasi kita kepada masyarakat agar masyakarat yang belum tertib bisa ikut menjadi tertib dalam berlalu lintas”. Pungkas Perwira dengan pangkat melati satu dipundaknya.

















