20230111_185931
20230111_185931
Shadow

Polrestabes Surabaya Terjunkan 524 Personel dalam Ops Keselamatan Semeru 2025

120x600
banner 468x60

Surabaya, Delikjatim.com– Polrestabes Surabaya kembali menggelar Operasi Keselamatan Semeru 2025 sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas, terutama menjelang bulan Ramadhan dan Idul Fitri 1446 H.

Operasi ini berlangsung selama 14 hari, mulai 10 hingga 23 Februari 2025, dengan tujuan utama menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah Kota Surabaya.

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Dr. Luthfie Sulistiawan, S.I.K, M.H, M.Si, melalui Kasi Humas AKP Rina Shanty, menjelaskan bahwa operasi ini mengedepankan pendekatan preemtif dan preventif guna meningkatkan kesadaran masyarakat.

“Kami lebih mengutamakan edukasi dan imbauan persuasif agar masyarakat semakin sadar pentingnya tertib berlalu lintas. Harapannya, angka kecelakaan dapat ditekan secara signifikan,” ujar AKP Rina pada Jumat (7/2/2025).

Target Pelanggaran: Fokus pada Keselamatan Pengendara

Selain edukasi, Operasi Keselamatan Semeru 2025 juga menyasar sejumlah pelanggaran lalu lintas yang berisiko menyebabkan kecelakaan, di antaranya:

✅ Penggunaan ponsel saat berkendara
✅ Pengendara yang melawan arus
✅ Pengemudi yang melebihi batas kecepatan
✅ Pengendara sepeda motor tanpa helm
✅ Pengemudi mobil tanpa sabuk pengaman
✅ Anak di bawah umur yang mengendarai kendaraan
✅ Pengemudi dalam kondisi mabuk
✅ Pelaku balap liar & penggunaan knalpot brong

“Kami akan melakukan tindakan tegas terhadap pelanggar yang berpotensi membahayakan keselamatan. Namun, pendekatan edukasi tetap menjadi prioritas agar masyarakat memahami dampak buruk dari pelanggaran lalu lintas,” tambah Kombes Pol Luthfie Sulistiawan.

Lokasi Strategis: Fokus pada Titik Rawan

Polrestabes Surabaya telah memetakan sejumlah titik rawan kecelakaan dan pelanggaran yang menjadi prioritas operasi, antara lain:

📍 Jalan utama dan jalur dengan kebijakan khusus
📍 Pintu masuk pusat perbelanjaan & tempat wisata
📍 Terminal & halte bayangan
📍 Lingkungan sekolah & perguruan tinggi
📍 Bengkel dan toko yang menjual serta memasang knalpot brong
📍 Lokasi rawan kecelakaan, kemacetan, dan balap liar

Selain razia langsung, pihak kepolisian juga akan melakukan sosialisasi di sekolah-sekolah, kampus, dan pusat transportasi untuk menanamkan budaya tertib berlalu lintas sejak dini.

Dukungan Personel: 524 Anggota Diturunkan

Dalam operasi ini, Polrestabes Surabaya mengerahkan 524 personel dari berbagai satuan tugas, yang bertugas melakukan penegakan hukum, patroli, serta sosialisasi keselamatan berkendara.

Masyarakat diimbau untuk lebih disiplin dalam berlalu lintas guna menciptakan lingkungan yang lebih aman.

“Kami harap masyarakat bisa mendukung operasi ini dengan mematuhi aturan lalu lintas. Tujuan utama kami bukan hanya menindak, tetapi membangun kesadaran bersama untuk menciptakan jalanan yang lebih tertib dan aman,” tutup AKP Rina.

Dengan adanya Ops Keselamatan Semeru 2025, diharapkan angka kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas di Kota Surabaya dapat ditekan, sehingga masyarakat dapat berkendara dengan lebih aman dan nyaman.

banner 336x280
Penulis: IbadEditor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Artikel terproteksi !!