20230111_185931
20230111_185931
Shadow
Berita  

Dimas Lukito Wardhana Raih Emas di Vietnam, Pulang Disambut Haru Meski Tanpa Dukungan Resmi

120x600
banner 468x60

Probolinggo, Delikjatim.com – Kepulangan Dimas Lukito Wardhana (23), atlet Muaythai asal Desa Tambakrejo, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo, disambut hangat oleh keluarga dan tetangga, Jumat (27/6/2025). Meskipun perayaan berlangsung sederhana, suasana penuh haru dan kebanggaan menyelimuti penyambutan sang juara.

Dimas baru saja mengharumkan nama Indonesia dengan meraih medali emas pada Asian Muaythai Championship 2025 yang digelar di Thai Nguyen, Vietnam. Ia menjadi salah satu perwakilan Indonesia dalam kejuaraan bergengsi tersebut, yang diikuti oleh 22 negara.

Dalam unggahan akun media sosial bolinggo.co, tampak momen penuh kehangatan saat Dimas tiba di kampung halamannya. Ia menaiki gerobak yang ditarik motor, mengenakan jaket hitam, berkalung medali emas, dan membawa bendera Merah Putih. Di belakangnya, iring-iringan motor dari warga desa membentuk konvoi kecil sebagai simbol kebanggaan atas prestasi putra daerah mereka.

“Alhamdulillah saya sangat senang. Meskipun penyambutannya tidak mewah, saya tetap bersyukur karena diapresiasi dengan tulus oleh keluarga dan tetangga,” ungkap Dimas saat dikonfirmasi oleh bolinggo.co, Sabtu (28/6/2025).

Namun di balik kisah suksesnya, terungkap fakta menarik: keikutsertaan Dimas dalam ajang internasional tersebut dilakukan secara mandiri. Ia berangkat ke Vietnam tanpa dukungan resmi dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Probolinggo.

“Kami bangga sekaligus terkejut,” ujar Ketua KONI Kabupaten Probolinggo, H. Zainul Hasan, kepada media Ketik.com, Senin (30/6/2025). “Proses keberangkatannya tidak melalui koordinasi dengan kami. Ia berangkat dengan dana sendiri dan membayar biaya pendaftaran sebesar Rp13.500.000.”

Zainul menjelaskan bahwa kejuaraan yang diikuti Dimas bersifat invitasi individual, berbeda dengan kompetisi resmi seperti SEA Games atau Olimpiade yang wajib melalui mekanisme seleksi daerah atau nasional. Meski demikian, KONI tetap mengakui bahwa Dimas adalah atlet binaannya, bahkan pernah tampil membela Probolinggo pada Porprov Jatim 2023 dan PON Aceh–Sumut 2024.

“Saya langsung lapor ke Gus Bupati setelah tahu Dimas membawa pulang emas. Meskipun prosesnya tidak resmi, beliau tetap akan memberikan penghargaan sebagai bentuk apresiasi,” tambah Zainul.

Saat ini, Dimas juga tercatat sebagai salah satu tim official KONI Probolinggo dalam ajang Porprov Jatim 2025 yang digelar di Malang. Rencananya, pemberian penghargaan oleh Bupati Probolinggo akan dilakukan di Malang sebagai bentuk pengakuan atas dedikasinya.

banner 336x280
Penulis: EmbungEditor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Artikel terproteksi !!