20230111_185931
20230111_185931
Shadow

Mayat Lansia Ditemukan di Sungai Mlalo Blitar, Diduga Alami Pikun dan Tersesat Pihak Keluarga Tolak Autopsi

120x600
banner 468x60

Blitar, Delikjatim.com – Telah ditemukan sesosok mayat laki-laki lanjut usia di aliran anak sungai Mlalo yang berada di Dusun Sukosewu RT 01 RW 07, Desa Sukosewu, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar, pada hari Senin, 30 Juni 2025 sekitar pukul 09.00 WIB.

Mayat pertama kali ditemukan oleh seorang warga, Imam Bashori (68), saat sedang mencari rumput di sekitar area persawahan. Ia segera melaporkan temuan tersebut kepada perangkat desa, yakni Eko Yulianto (44) dan Erwin Kihanderawan (46), yang selanjutnya meneruskan laporan ke Polsek Gandusari.

Kapolres Blitar, AKBP Arif Fazlurrahman, S.H., S.I.K., M.Si, melalui Kapolsek Gandusari, membenarkan kejadian tersebut dan menyatakan bahwa mayat ditemukan dalam posisi terlentang di tengah aliran anak sungai. Petugas gabungan dari Polsek Gandusari, Unit Inafis Polres Blitar, Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan perangkat desa segera menuju lokasi untuk melakukan evakuasi dan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Mayat kemudian dibawa ke RSUD Ngudi Waluyo Wlingi untuk dilakukan identifikasi. Berdasarkan pemeriksaan fisik, mayat mengenakan kaos berwarna hijau dengan logo Arhanud di bagian depan dan tulisan “Pusdik Arhanud” di bagian belakang. Tangan kiri mengenakan gelang karet, dan kepala dalam kondisi gundul.

Dari hasil identifikasi dan pengakuan keluarga, mayat tersebut diketahui bernama Tukijan, laki-laki berusia 70 tahun, seorang buruh tani, warga Dusun Kotes RT 02 RW 01, Desa Kotes, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar. Keluarga menyatakan bahwa almarhum telah meninggalkan rumah sejak 20 Juni 2025 dan diketahui menderita kepikunan karena usia lanjut.

Menurut hasil pemeriksaan tim medis dan petugas Inafis, kondisi jenazah sudah membusuk dengan tanda-tanda pembusukan lanjut seperti:

Wajah tidak dikenali,

Tangan dan wajah dikerumuni belatung,

Kulit jari mengelupas,

Sebagian jari tangan kanan terputus,

Organ kemaluan membusuk,

Tidak ditemukan luka memar, tusuk, atau jerat.

Berdasarkan pemeriksaan menyeluruh, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau penyebab kematian yang mencurigakan.

Pihak keluarga, melalui adik kandung korban, menyatakan menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak tindakan autopsi, serta menganggap kejadian ini sebagai bagian dari takdir.

Polsek Gandusari menyatakan proses penanganan sudah dilakukan sesuai prosedur dan penanganan jenazah telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman.

banner 336x280
Penulis: IbadEditor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Artikel terproteksi !!