20230111_185931
20230111_185931
Shadow

Polrestabes Surabaya Kerahkan 2.468 Personel Amankan HUT ke-98 Persebaya: Tegakkan Ketertiban dengan Pendekatan Humanis

120x600
banner 468x60

Surabaya, Delikjatim.com — Dalam semangat menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-98 Persebaya, Polrestabes Surabaya menggelar apel pasukan gabungan yang melibatkan sebanyak 2.468 personel.

Apel yang berlangsung di Surabaya ini menjadi simbol kesiapan aparat keamanan menghadapi euforia warga Kota Pahlawan, khususnya para suporter militan Bonek yang dikenal memiliki semangat tinggi dan loyalitas luar biasa terhadap Persebaya.

Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran TNI, perwira kepolisian, serta perwakilan dari instansi pemerintah dan unsur gabungan lainnya. Sinergi antarlembaga tersebut menunjukkan komitmen bersama untuk menjamin perayaan berlangsung aman dan tertib.

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol. Lutfi Sulistiawan, dalam amanatnya menekankan pentingnya kesiapsiagaan personel, serta pendekatan yang santun namun tetap tegas dalam menghadapi potensi gangguan keamanan.

“Sepak bola bukan hanya olahraga, tetapi simbol identitas dan kebanggaan warga Surabaya. Maka, euforia ulang tahun Persebaya harus tetap berada dalam koridor ketertiban umum,” ujar Kombes Lutfi.

Ia juga menyoroti potensi gangguan seperti kecelakaan, perkelahian antar-suporter, serta konsumsi minuman keras yang kerap mewarnai perayaan di tahun-tahun sebelumnya.

“Saya berterima kasih kepada jajaran yang sudah melakukan razia terhadap minuman keras. Semoga ini bisa mereduksi potensi kerawanan yang mungkin timbul malam ini,” tambahnya.

Pengamanan akan dimulai sejak pukul 18.00 WIB, dengan personel disebar di titik-titik strategis, termasuk kawasan Tambaksari yang menjadi pusat perayaan. Fokus utama adalah mencegah kerumunan besar yang berisiko menimbulkan kericuhan.

Kombes Lutfi menginstruksikan agar personel tidak hanya melakukan penyekatan, tetapi juga memberikan edukasi kepada masyarakat secara persuasif dan humanis.

“Lakukan dengan santun. Berikan penjelasan dan arahkan ke jalur alternatif agar tidak memancing konflik,” tegasnya.

“Ingat, yang kita hadapi ini adalah warga Surabaya juga. Bonek adalah saudara kita.”

Ia juga mengingatkan seluruh aparat untuk tidak menggunakan senjata api, kecuali dalam situasi yang sangat terpaksa dan mengancam nyawa, seraya menekankan bahwa semua tindakan aparat kini mudah terdokumentasi oleh publik.

“Meskipun tidak ada CCTV atau media, video tetap bisa muncul karena setiap orang membawa handphone. Maka, berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” imbuhnya.

Kapolrestabes juga meminta agar personel tetap siaga meskipun situasi terlihat kondusif. Ia menegaskan pentingnya koordinasi lintas sektor karena massa bisa sewaktu-waktu berkumpul kembali dari titik lain.

Di akhir amanatnya, Kombes Lutfi mengajak seluruh personel untuk tetap bersemangat, menjaga profesionalisme, dan menjadikan pengamanan ini sebagai bentuk pelayanan terbaik bagi warga Surabaya.

“Meskipun kegiatan dimulai sore hingga malam, saya minta semuanya tetap semangat. Junjung tinggi profesionalisme dan jadilah lebih baik dari hari ke hari,” pungkasnya.

Dengan pendekatan preventif, edukatif, dan humanis, Polrestabes Surabaya berharap perayaan HUT ke-98 Persebaya menjadi ajang selebrasi yang meriah, aman, dan tertib. Momentum ini diharapkan menjadi cermin kedewasaan suporter dan masyarakat Surabaya dalam mengekspresikan kecintaan terhadap klub sepak bola kebanggaannya.

banner 336x280
Penulis: IbadEditor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Artikel terproteksi !!