Surabaya, Delikjatim.com — Menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-79, Polrestabes Surabaya menunjukkan kepedulian sosial dan semangat humanisnya melalui aksi Bakti Religi yang menyentuh hati. Kegiatan ini dilaksanakan di Makam Pegirikan, Kelurahan Ampel, Kecamatan Semampir, Surabaya, dengan melibatkan gabungan personel Polrestabes Surabaya, TNI, dan komunitas suporter Bonek.
Sebanyak 50 orang bergotong royong membersihkan area makam yang memiliki nilai sejarah dan spiritual bagi masyarakat Surabaya. Aksi ini tidak hanya menjadi wujud kepedulian terhadap lingkungan, tetapi juga simbol penghormatan terhadap para leluhur.
Kasikum Polrestabes Surabaya, Kompol Didik, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pelayanan tulus Polri kepada masyarakat, sekaligus mempererat jalinan solidaritas antar elemen warga.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan bahwa seluruh masyarakat, tanpa terkecuali, dapat merasakan kehadiran Polri yang melayani sepenuh hati,” tegas Kompol Didik.
Antusiasme warga sekitar pun terlihat jelas. Kehadiran komunitas Bonek, yang selama ini identik dengan fanatisme suporter, justru menunjukkan sisi lain dari semangat sosial dan gotong royong. Para pemuda tersebut ikut membersihkan makam sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur serta kontribusi nyata terhadap lingkungan.
Aksi Bakti Religi ini menjadi bukti bahwa sinergi antara aparat keamanan, masyarakat, dan kelompok pemuda dapat menciptakan harmoni sosial dan rasa aman di tengah kota. Lebih dari sekadar kegiatan kebersihan, ini adalah pesan kemanusiaan yang kuat: bahwa kerja sama dan saling peduli adalah pondasi dari keamanan dan kedamaian.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-79, yang jatuh pada 1 Juli 2025. Polri terus menunjukkan transformasinya menuju lembaga yang semakin humanis, profesional, dan dicintai rakyat.

















