Surabaya, delikjatim – Konsistensi dalam membangun negeri memerlukan sinergi yang kuat, komitmen tanpa batas, serta langkah kolaboratif yang selaras dari para mitra strategis. Mengusung semangat tersebut, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Land and Building Assets menggelar ajang KAI Stakeholder Awards 2026 bertema “Mengapresiasi Pencapaian, Memacu Kesuksesan” sebagai bentuk apresiasi atas dukungan para pemangku kepentingan terhadap pencapaian kinerja perusahaan sepanjang tahun 2025.
Dalam perhelatan tersebut, Zerlinda Rizky Amelia, S.H., M.Kn. hadir sebagai salah satu pemangku kepentingan utama yang menerima penghargaan bergengsi. Penghargaan ini diberikan atas kontribusi dan dedikasi luar biasanya dalam memimpin serta menuntaskan proses sertifikasi aset-aset PT KAI yang sebelumnya belum bersertifikat pada tahun 2025.
Langkah nyata ini dinilai memberikan dampak signifikan dalam memperkuat legalitas serta mengamankan aset strategis negara yang dikelola oleh perusahaan.
Wujud Kolaborasi dan Komitmen Berkelanjutan
Penyelamatan aset tanah dan bangunan milik PT KAI bukanlah proses yang mudah. Keberhasilan pengamanan aset pada tahun 2025 lalu terwujud berkat komitmen tinggi, komunikasi yang adaptif, serta dukungan penuh Zerlinda terhadap setiap program strategis yang dicanangkan perusahaan.
Melalui pendekatan yang kolaboratif, keberadaan mitra kerja tidak sekadar menjadi pelaksana tugas, melainkan bagian integral dari ekosistem kerja sama yang memberikan dampak positif berkelanjutan.
Memperkuat Ekosistem Kerja Sama
Penghargaan yang diterima oleh Zerlinda Rizky Amelia, S.H., M.Kn. menegaskan pentingnya peran mitra strategis dalam mendukung transformasi berkelanjutan di tubuh PT KAI. Sinergi yang terjalin erat ini membuktikan bahwa tantangan kompleks dalam pengelolaan aset negara dapat diselesaikan dengan baik melalui komitmen bersama.
Melalui momentum KAI Stakeholder Awards 2026 ini, PT KAI berharap hubungan kolaboratif yang telah terbangun dapat terus memacu kesuksesan bersama di masa mendatang serta menjadi inspirasi bagi pengamanan aset negara secara lebih luas. (Red)

















