Surabaya, delikjatim — Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Keputih bersama Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Sukolilo, Surabaya, sukses menyelenggarakan rangkaian acara Tabligh Akbar Milad Muhammadiyah sekaligus peresmian berbagai amal usaha baru pada Sabtu (31/10/2026). Bertempat di lantai 5 gedung SD Muhammadiyah 26 Surabaya, kegiatan ini dihadiri langsung oleh Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur, Prof. Dr. dr. H. Sukadiono, M.M.
Dalam sambutannya, Prof. Sukadiono menyampaikan apresiasi yang tinggi atas pencapaian luar biasa yang ditunjukkan oleh jajaran pimpinan di tingkat ranting dan cabang Sukolilo. Menurutnya, keberhasilan dalam mengembangkan berbagai macam amal usaha Muhammadiyah—mulai dari bidang pendidikan, sosial, hingga ekonomi—tidak lepas dari prinsip kerja keras dan semangat kolaborasi yang kuat.
Mengawali arahannya, Prof. Sukadiono mengutip ayat Al-Qur’an terkait pentingnya etos kerja dan kesungguhan dalam berjuang:
“Walladzina jahadu fina lanahdiyannahum subulana”
Dan orang-orang yang berjihad untuk (mencari keridaan) Kami, benar-benar akan Kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami.
”Artinya, kalau kita ini bisa sukses, berarti kita ini pekerja keras. Kalau kita pengin sukses, maka kita harus bekerja keras di Muhammadiyah,” tegas Prof. Sukadiono di hadapan ratusan jemaah dan warga persyarikatan.
Apresiasi Kepada Senior dan Semangat Inovasi
Prof. Sukadiono juga menyoroti bahwa kemajuan pesat yang dirasakan oleh Muhammadiyah di Jawa Timur, khususnya di Surabaya, merupakan buah dari dedikasi dan kerja keras para senior, para pimpinan terdahulu, serta kesinambungan antargenerasi persyarikatan.
Selain kerja keras, ia menekankan pentingnya unsur inovasi dalam menggerakkan roda organisasi. Ia mencontohkan bagaimana lembaganya yang dulunya hanya memiliki empat lantai kini mampu berkembang pesat dan berinovasi hingga menghadirkan bangunan megah lengkap dengan fasilitas modern.
Kembali mengutip pesan Ilahi dalam Al-Qur’an, Prof. Sukadiono mengingatkan bahwa Allah SWT menyukai orang-orang yang berjuang dan berbuat kebaikan di jalan-Nya dengan landasan kekompakan serta kebersamaan:
“Innallaha yuhibbul ladzina yuqatiluna fi sabilihi shaffan ka-annahum bunyanun marshush”
Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang berperang di jalan-Nya dalam barisan yang teratur seolah-olah mereka seperti suatu bangunan yang kokoh.
”Ada kesamaan, ada kekompakan. Nah, kekompakan itulah yang menjadi kesuksesan, termasuk PCM atau PRM Sukolilo ini,” imbuhnya.
Pesan dan Harapan untuk Masa Depan Vokasi dan Amal Usaha
Di akhir sambutannya, Ketua PWM Jatim ini berpesan agar seluruh amal usaha yang baru diresmikan—termasuk Multifunction Hall SD Muhammadiyah 26, Rumah Dakwah As-Salam, pembangunan Gedung LKSA, hingga Rumah Usaha Muhammadiyah—dapat dijaga dan dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kemaslahatan umat.
Ia berharap ranting-ranting Muhammadiyah di Jawa Timur, khususnya di Sukolilo, dapat terus menjadi teladan dalam mewujudkan kemandirian menyeluruh, di mana setiap ranting idealnya memiliki sarana ibadah, lembaga pendidikan, hingga pusat kegiatan ekonomi yang mandiri. (Yuda)

















