20230111_185931
Shadow

Solidaritas Korban Karhutla, Paduan Suara Nasyah Choir Keputih Tampil Bermasker di Milad ke-114 Muhammadiyah

120x600
banner 468x60

Surabaya, delikjatim — Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Keputih, Sukolilo, Surabaya, menggelar peresmian sejumlah sarana dakwah, pendidikan, sosial, dan ekonomi dalam rangkaian Tabligh Akbar Milad ke-114 Muhammadiyah. Acara yang mengusung tema “Bersama Satukan Bangsa” tersebut dilangsungkan di lantai 5 SD Muhammadiyah 26 Surabaya, Jalan KH Ahmad Dahlan Nomor 2, Keputih, pada Sabtu (31/10/2026).

​Kegiatan ini diisi dengan peresmian sejumlah fasilitas penting persyarikatan, di antaranya Multifunction Hall SD Muhammadiyah 26 Surabaya, Rumah Dakwah Muhammadiyah As-Salman, dan Rumah Usaha Persyarikatan. Selain itu, rangkaian acara juga mencakup peletakan batu pertama pembangunan gedung tahap kedua LKSA Muhammadiyah KH AR Fachruddin serta peluncuran Batik Persyarikatan Khas Muhammadiyah Keputih.

​Aksi Simbolik Paduan Suara Bermasker

​Ada pemandangan yang mencuri perhatian sebelum acara inti tabligh akbar yang menghadirkan Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Prof. Muhadjir Effendy, M.A.P., sebagai pembicara utama. Pra-acara dimeriahkan oleh penampilan Paduan Suara Nasyah Choir (singkatan dari Nasyiah-Aisyiyah Ranting Keputih) yang membawakan lagu legendaris “Berita Kepada Kawan” karya Ebiet G. Ade. Uniknya, seluruh personel tampil mengenakan masker selama membawakan lagu tersebut.

​Ketua Pimpinan Ranting ‘Aisyiyah (PRA) Keputih, Nurbani, S.E., menjelaskan bahwa penggunaan masker oleh para personel paduan suara merupakan bentuk pesan moral dan aksi solidaritas nyata terhadap bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang tengah melanda wilayah Kalimantan dan Sumatera.

​”Paduan Suara Nasyah Choir Pimpinan Ranting Muhammadiyah Keputih ingin menyampaikan pesan sosial sebagai wujud solidaritas sesama warga negara Indonesia kepada saudara-saudara kita di pulau Kalimantan dan Sumatera yang saat ini mendapatkan ujian dari Allah berupa asap yang sangat pekat dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Nurbani.

​Dukungan Penuh PP Muhammadiyah Atasi Karhutla

​Dalam sesi tausiyah tabligh akbar, Prof. Muhadjir Effendy menyampaikan pesan-pesan kebangsaan menjelang Milad ke-114 Muhammadiyah. Menanggapi persoalan karhutla, Muhadjir dengan tegas menyatakan dukungan PP Muhammadiyah terhadap langkah penegakan hukum yang tegas dari pemerintah.

​“Muhammadiyah mendukung penuh langkah-langkah pemerintah melalui aparat keamanan dalam hal ini kepolisian untuk menindak tegas para pelaku. Dan harus menggunakan prinsip zero tolerance,” tegas Muhadjir.

​Selain isu nasional tersebut, Muhadjir turut memberikan apresiasi tinggi terhadap perkembangan pesat amal usaha Muhammadiyah di Keputih. Menurutnya, skala dan kuantitas fasilitas yang berhasil dibangun mencerminkan kemajuan persyarikatan yang membanggakan.

​Ia juga menyoroti proses pembangunan gedung lantai lima SD Muhammadiyah 26 Surabaya yang perjalanannya telah diinisiasi selama satu dekade. Capaian ini, kata Muhadjir, menjadi bukti ketangguhan dan kesabaran para kader dalam merintis serta merawat persyarikatan.

​“Kalau pelari bukan pelari sprinter, bukan pelari yang mengejar kecepatan, tetapi mengejar daya tahan, maraton. Sehingga Muhammadiyah bisa bertahan sampai 100 tahun lebih ini ya berkat karena kita di samping bekerja keras juga diiringi dengan kesabaran,” pungkasnya. (Awaen)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Artikel terproteksi !!