Nganjuk, Delikjatim.com – Warga RT/RW : 11/04 Dsn santre, desa Bodor Kec. pace Nganjuk, digegerkan oleh peristiwa rumah roboh dan rusak total, pada jumat, 27/11/2020, sekitar pukul 17.05 wib .
Tagana kabupaten Nganjuk yang mendapat laporan masyarakat, segera koordinasi dengan dinsos dan mendatangi lokasi kejadian.
Setibanya di lokasi, relawan Tagana berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat untuk dilakukan tindakan.
Selanjutnya, bersama pemdes, masyarakat dan TNI, tagana dinsos kab. Nganjuk melakukan pendataan/asesmen, membantu membersihkan puing-puing reruntuhan, dan melaporkannya kepada pembina .
Korkab Tagana kab. Nganjuk, Sugeng Winarto, yang dikonfirmasi by whattsapp menjelaskan,
“Betul mas Syaiful, bahwa Pada hari jumat tanggal 27 november 2020, pukul 13.45 wib, telah terjadi hujan deras di Sertai angin, yang menghajar kecamatan Pace. Kemudian pada pukul 17.00 wib beredar kabar bahwa, ada rumah warga janda tua yang tinggal sendirian ambruk/roboh” jelasnya .
Sugeng melanjutkan, bahwa dari hasil pendataan/assesment di TKP, didapati kerusakan di ruang belakang, dan dapur roboh total, ditengarai tidak kuat menahan derasnya air hujan, ujarnya .
Dari sumber data Tagana dilapangan diketahui, korban atas nama mbah Kasinem, 75th warga RT/RW:011/04 Dsn Santren desa Bodor Kec. Pace. Karena kondisi rumah tidak layak huni, korban di evakuasi ke rumah anaknya di dsn pugruk desa Banaran kec pace. Kondisi medis korban juga terganggu, sakit mata katarak.
Dari kejadian tersebut, Korban Jiwa nihil, dan taksiran Kerugian materi sekira tujuh juta rupiah. (Syaiful)
Editor : Redaksi

















