20230111_185931
20230111_185931
Shadow

Beri Apresiasi Siswa, SDM 29 Gelar Wisuda Tahfidzul Qur’an

120x600
banner 468x60

Surabaya, Delikjatim.com – SD Muhammadiyah 29 Surabaya menyelengarakan Wisuda Tahfidzul Qur’an ke-1 di Aula AR Fachruddin lantai 4 gedung SD Muhammadiyah 11 Surabaya, Sabtu (19/06/2021).

Dengan menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat dengan dithermo gun suhu tubuh sebelum memasuki gedung, memakai hand sanitizer, memakai masker atau face shield, hingga tempat duduk berjarak, kegiatan Wisuda Tahfidzul Qur’an juz 30, 29, dan 1 untuk kelas 1 dan 2 sebanyak 41 siswa SD Muhammadiyah 29 Surabaya tahun ajaran 2020-2021 berjalan dengan tertib dan lancar.

Acara tersebut juga dihadiri oleh Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Krembangan dan Sukomanunggal Surabaya, Ketua Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Krembangan dan Sukomanunggal Surabaya, Pembina SD Muhammadiyah 29 Surabaya, Kepala SD Muhammadiyah 11 Surabaya, Ketua Majelis Dikdasmen PCM Sukomanunggal, Guru, beserta Wali Murid.

Kepala SD Muhammadiyah 29 Surabaya, Jatim MA, menyatakan SD Muhammadiyah 29 Surabaya adalah sekolah berbasis Tahfidz, walau dalam kondisi pandemi seperti sekarang dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat, wisuda perdana tetap dilaksanakan sebagai wujud keseriusan memproklamirkan sekolah Tahfidz, sekaligus agar para siswa termotivasi untuk lebih rajin murojaah, sehingga setiap tahunnya bisa mengikuti wisuda dari juz 30 ke juz berikutnya.

“Dengan diselenggarakannya Wisuda Tahfidzul Qur’an perdana ini mudah-mudahan dapat meningkatkan semangat orang tua dan siswa untuk hafalan surat-surat dalam Al-Qur’an yang merupakan program unggulan sekolah sehingga setiap tahunnya siswa dapat lulus atau tuntas dari juz 30 ke juz berikutnya”, ungkap Jatim.

Dwi Miftasari, salah satu orang tua dari Nafisah As Sa’diyah kelas 2 Al-Kautsar mengaku sangat senang dan bangga sekali bisa hadir diwisuda Tahfidzul Qur’an, terutama ketika anak-anak menyanyikan lagu memakaikan mahkota di surga nanti, yang membuat hati para wali murid bergetar dan terharu.

“Sempat tegang saat kebetulan putri saya ditunjuk tes sambung ayat, Alhamdulillah Nafisah mampu dengan lancar menjawab pertanyaan sambung ayat yang dilontarkan penguji”, papar Dwi.

“Saya sangat senang dan bangga dengan sekolah ini, yang sudah saya inginkan sejak lama. Gurunya sabar dan telaten, mudah-mudahan SD Muhammadiyah 29 Surabaya misinya tercapai yaitu lulus dengan hafal minimal 5 juz, melahirkan anak-anak sholeh dan sholehah yang bisa memakaikan mahkota ke orang tuanya nanti di surga”, tambah Dwi.

Sementara itu, pembina sekaligus bapak pendiri SD Muhammadiyah 29 Surabaya, Hariyanto, S.H., M.Hum. berharap, sekolah ini tidak hanya terfokus kepada pendidikan akademik saja, namun juga memperhatikan hafalan ayat-ayat suci Al-Qur’an, minimal hafal 5-6 juz setelah lulus dari sekolah tersebut.
(Yuda)

Editor : Redaksi

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Artikel terproteksi !!