Surabaya, Delikjatim.com – Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Krembangan Surabaya menggelar acara halal bihalal di Aula AR Fachruddin lantai 4 gedung SD Muhammadiyah 11 Surabaya, Selasa (01/06/2021)
Dengan protokol kesehatan yang sangat ketat mulai dari dithermo gun sebelum masuk gedung, mencuci tangan, memakai masker, memakai hand sanitizer dan duduk berjarak, acara diikuti oleh seluruh Organisasi Otonom (Ortom), Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), dan warga Muhammadiyah Krembangan Surabaya.
Halal bihalal tahun ini pertama kalinya digelar setelah hampir 2 tahun vakum kegiatan, karena diterpa pandemi Covid-19 yang berkepanjangan. Selain itu juga terdapat 3 momen penting yaitu :
Pertama, penandatanganan prasasti peresmian Aula SD Muhammadiyah 11 Surabaya oleh Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur, Dr. Saad Ibrahim, MA yang diberi nama Aula AR. Fachruddin, yang menurut Ketua PCM Krembangan, Sutikno S.Sos, nama tersebut di berikan ketika beliau (AR. Fachruddin) pernah singgah di daerah Krembangan Surabaya sekitar tahun 80-an, ketika itu melihat SD Muhammadiyah 11 Surabaya yang berdiri ditengah lokalisasi, dan beliau mengatakan seperti “Mutiara dalam Lumpur”.
“Nama tersebut juga pernah disampaikan oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMS) Dr. dr. Sukadiono, MM, karena kita nggap sesuai maka kita pakai nama AR. Fachruddin”, ungkap Sutikno.
Kedua, penyerahan SK PCM Asemrowo sebagai PCM ke-31 daerah kota Surabaya oleh Lembaga Pengembangan Cabang dan Ranting (LPCR) kota Surabaya, Mukhlasin, M.Pd. Mudah-mudahan dengan pembinaan dari nol oleh PCM Krembangan Surabaya, bermunculan kader-kader yang baik dari Asemrowo sehingga bisa berdakwah di daerah tersebut.
Ketiga, penyerahan SK Pengurus Rumah Tahfidz oleh Ketua Majelis Tabligh Pimpinan Cabang Muhammadiyah Krembangan, Adi Sulasono, ST. yang mana PCM Krembangan mendapatkan hibah tempat dari seseorang warga untuk dikelola menjadi manfaat bagi warga sekitar.
Ketua PCM Krembangan Surabaya, Sutikno, S.Sos menambahkan, kegiatan di PCM Krembangan telah lama vakum karena pandemi Covid-19 yang berkepanjangan, jadi halal bihalal ini ada momen yang tepat untuk mengadakan kegiatan-kegiatan selanjutnya dengan protokol kesehatan yang sangat ketat.
“Saya berharap kedepannya ada AUM-AUM yang besar lagi yang bisa kita miliki untuk memberikan kepercayaan kepada masyarakat bahwa Muhammadiyah berjuang untuk umat manusia yang tidak melihat golongan, agama, maupun ras”, ungkap Sutikno.
Sementara itu, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur, Dr. Saad Ibrahim MA mengatakan, ada keistimewaan dari PCM Krembangan Surabaya yang hampir tidak dimiliki oleh lainnya, yaitu mengubah kawasan hitam menjadi kawasan putih.
“Mudah-mudahan gerakan PCM Krembangan Surabaya ini bisa memberikan inspirasi gerakan Muhammadiyah di berbagai tempat, terutama dalam kaitannya menyelesaikan persoalan sosial yang jauh dari agama dan tentunya dengan cara yang manusiawi”, harap Saad Ibrahim.
“Dan juga Muhammadiyah harus tetap selalu berpikir proyektif kedepan, termasuk membangun Amal Usaha Muhammadiyah lainnya untuk kemaslahatan umat manusia”, tambah Saad Ibrahim.
(Yuda)
Editor : Redaksi

















