Tulungagung, Delikjatim.com – Arus kedatangan pekerja migran Indonesia (PMI) dari Negara tempat para PMI ini berkegiatan, yang terhitung sejak bulan April ’21 hingga saat ini masih terus berlangsung. Kamis (01/7/2021).
Setibanya di Bandara juanda Surabaya, para PMI ini diarahkan ke Asrama Haji sukolilo Surabaya guna menjalani masa karantina serta tes Swab. Hal ini ditempuh Pemprov Jatim dalam rangka deteksi dini masuknya virus varian baru di wilayah Jawa Timur, sebelum para PMI diperkenan pulang ke daerahnya masing-masing.
Berkaitan dengan hal itu, Dinas Sosial setempat siagakan relawan Taruna Siaga Bencana (TAGANA) guna membantu proses kedatangan hingga pemulangan PMI ke alamat tinggalnya.
Dalam laporan tertulisnya (Rabu, 30/6), M. Zainur Rofiq Tagana Tulungagung menyatakan bahwa pihaknya hingga sekarang masih aktif membantu proses dimaksud, dengan memberlakukan shif piket di Gedung Rusunawa Jepun, Desa Ringinpitu kecamatan Kedungwaru kabupaten Tulungagung.
“Kami membagi dua shif tugas, pertama 07.00 – 13.00 wib dan shif kedua 13.00 – 20.00 wib” jelas Rofiq.
Setiap anggota Tagana bertugas membantu pihak panitia dengan mengarahkan PMI untuk melakukan Swab, memandu pihak Desa dan keluarga PMI yang akan melakukan penjemputan, serta melakukan sterilisasi area dengan penyemprotan Disinfektan.
“Kami belum tahu pasti kapan kegiatan ini closing” tegas Rofiq ketika ditanya terkait batas waktu kegiatannya.
Rofiq melanjutkan, yang saya ketahui adalah jumlah PMI asal Tulungagung totalnya 1.204 jiwa, sedangkan jumlah kedatangan sejak awal sampai kemaren, Selasa (29/6) dalam kisaran 700 jiwa, yang berasal dari Negara yang berbeda, yaitu Malaysia, Hongkong, Singapore dan Taiwan, tutup Rofiq. (Syai)
Editor : Redaksi

















